Kernet Bus Sebut Fanatik Klakson Telolet Boleh, Tapi Ingat Bahaya Ini

Ferdian - Minggu, 17 Maret 2024 | 16:00 WIB

tangkap layar aksi gerombolan bocah minta dibunyikan klakson telolet di pintu masuk Tol Sawangan Depok. (Ferdian - )

Otomotifnet.com - Lagi ramai fenomena klakson telolet atau basuri pada bus di Indonesia.

Tren tersebut makin ramai dengan lantunan nada yang lebih beragam.

Biasanya akan ada rombongan penggemar bus yang dengan sengaja menantikan sopir untuk membunyikan klakson basuri, dan mayoritas masih anak kecil.

Ganjar, salah satu kernet bus AKAP dari PO Best Premium mengatakan, sangat menyenangkan bisa menghibur banyak anak kecil dengan klakson telolet.

Bahkan sampai ada anak kecil yang gembira saat main ke pool bus atau titik-titik pemberhentian bus hanya untuk mendengar klakson telolet.

Hanya saja pada saat anak kecil terlalu dekat dengan jalan menimbulkan kecemasan karena berbahaya.

"Bus itu ukurannya besar, kalau terlalu dihalangi akan sangat berbahaya bagi anak tersebut. Makanya kalau ada gerombolan anak kecil biasanya saya akan bantu sopir untuk meminta anak-anak tersebut minggir dan tidak terlalu dekat dengan bus. Kalau anak-anak itu terlalu dekat bus dan tidak terlihat oleh sopir takut terserempet," kata Ganjar dilansir dari Kompas.com di Terminal Bus Lebak Bulus (28/7/2023).

Menurut Ganjar, fanatik boleh tapi harus ingat keselamatan juga.

Agar lebih aman, sebaiknya saat menantikan klakson bus jaraknya jangan terlalu dekat dengan bus, terutama saat bus sedang melaju.

"Kami suka menghibur dengan bunyi telolet, namun sebaiknya saat menantikan bus jangan terlalu dekat demi keselamatan bersama," kata Ganjar.

Baca Juga: Ganggu Orang Ibadah, Bus Lewat Wilayah Ini Dilarang Bunyiin Klakson Telolet