Beli Motor Bekas Odometer Jangan Dijadikan Patokan, Simak Penjelasan Pedagang

Grid - Jumat, 2 Januari 2026 | 14:22 WIB

Beli motor bekas jangan hanya berpatokan pada odometer saja (Foto ilustrasi motor bekas) (Grid - )

 Baca Juga: Dijamin Efektif, Pakai Sealant Ini Untuk Mengatasi Kaca Mobil Bocor

 Baca Juga: Inilah Istilah Nama Dari CBR, YZF, GSX Dan ZX yang Sering Kita Dengar

 Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Istilah Klakson Berasal Dari Apa, Ini Penjelasannya

Meski demikian kata Darwin, jangan kemudian berburuk sangka sebab odometer memang penting, "motor capek" yang kilometer banyak harganya bakal lebih murah ketimbang yang masih sedikit.

"Beli motor bekas sebaiknya lebih perhatikan mesin, karena bodi masih bisa dibeli. Spare part masih ada, apalagi kalau motor baru. Tapi kalau mesin susah nantinya," ujarnya.

Yosia Hermanto, pedagang motor bekas dari showroom Talenta Motor menyarankan.

Saat membeli motor bekas jangan hanya didengarkan suara mesinnya saja, tapi langsung dicoba.

“Wajib tes jalan. Kalau kita ajak jalan dan ada bunyi yang di luar toleransi, dari mesin kasar suaranya pasti ketahuan. Tapi itu juga main feeling juga, seperti waktu digas terasa tidak," jelasnya.