Otomotifnet.com - Sebagai jembatan utama yang menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang, rantai motor memegang peranan vital dalam setiap pergerakan kendaraan kalian.
Namun, komponen ini sangat rentan terhadap degradasi, terutama masalah oksidasi atau karat.
Musim hujan menjadi tantangan terberat karena paparan air hujan yang bersifat korosif dapat merusak struktur logam rantai dalam waktu singkat.
Risiko di Balik Rantai yang Berkarat
Rantai yang dibiarkan berkarat bukan hanya merusak estetika dan menimbulkan suara berisik yang mengganggu.
Lebih dari itu, karat menyebabkan sendi-sendi rantai menjadi kaku (stiff).
Dalam kondisi ekstrem, rantai yang kaku dan kering sangat berisiko:
1. Kendur secara tidak merata
Membuat perpindahan gigi terasa kasar.
2. Lepas dari gir
Berpotensi mengunci roda belakang secara mendadak.
3. Putus di tengah jalan
Risiko kecelakaan fatal yang mengancam keselamatan pengendara.
Tips Agar Rantai Motor Tidak Mudah Berkarat dan Kendur
Banyak pengendara melakukan kesalahan fatal dengan langsung menyemprotkan pelumas pada rantai yang kotor.
Baca Juga: Ini Bahan Pembuat Rantai Motor Yang Bikin Tidak gampang Kendor
Baca Juga: Kepala Aki Selalu Kendur Meski Sudah Dikencangkan, Atasinya Begini!
Baca Juga: Awas, Rem Blong Akibat Lupa Ganti Minyak Rem Motor, Ini Penjelasannya
Baca Juga: Waspada, Masalah di Bagian Ini Bikin Motor Matik Boros Bensin
Padahal, kotoran yang tertumpuk pelumas baru akan membentuk "pasta abrasif" yang justru mempercepat keausan mata gir dan pin rantai.
Berikut adalah tips dan langkah perawatan rantai motor yang benar:
1. Pembersihan Total
Sebelum diberi pelumas, seka seluruh bagian rantai menggunakan lap bersih atau sikat halus untuk merontokkan pasir, debu, dan sisa air hujan.
2. Pantau Kelembapan
Jangan biarkan rantai dalam kondisi kering setelah terkena hujan.
Air hujan yang menguap akan meninggalkan residu asam yang memicu timbulnya titik-titik karat.
3. Pelumasan yang Tepat
Gunakan cairan pelumas khusus (chain lube) setelah rantai dipastikan bersih.
Pelumas khusus ini memiliki molekul yang mampu menembus celah terkecil di antara roller dan bushing untuk memberikan proteksi menyeluruh.