Otomotifnet.com - Banyak pengendara yang tidak menyadari bahwa membiarkan posisi spion tetap sama untuk segala kondisi perjalanan adalah sebuah kekeliruan.
Meski pengemudinya tetap sama, kebutuhan pandangan mata saat membelah kemacetan kota sangatlah berbeda dengan saat Anda memacu kendaraan di jalur lintas provinsi.
1. Fokus Bodi vs Fokus Jalan
Dalam situasi dalam kota yang identik dengan kemacetan dan jarak antar kendaraan yang sangat rapat, Anda membutuhkan spion yang lebih banyak memperlihatkan bodi mobil sendiri.
Tujuannya jelas, agar Anda bisa mengukur jarak aman dengan kendaraan lain di samping mobil sehingga terhindar dari gesekan.
Sebaliknya, saat melakukan perjalanan luar kota, prioritas utama Anda adalah luas pandangan.
Anda membutuhkan cakupan area yang jauh lebih lebar untuk memantau pergerakan kendaraan dari arah belakang yang biasanya berkecepatan tinggi.
Atur kaca spion mobil Anda dengan cara memprioritaskan tujuan dan jarak tempuh.
2. Meminimalisir Blind Spot di Jalur Cepat
Untuk mendapatkan pandangan maksimal saat perjalanan jauh, aturlah sudut spion sehingga kondisi jalanan lebih mendominasi daripada bodi mobil.
Baca Juga: Apa Itu Istilah Blind Spot Pada Kaca Spion, Cek Faktanya
Baca Juga: Cukup 2 Menit, Inilah 2 Cara Cepat Jernihkan Spion Mobil Saat Hujan
Baca Juga: Hindari Blind Spot, Inilah 3 Cara Atur Kaca Spion Mobil Yang Benar
Baca Juga: Awas, Blind Spot, Begini Posisi Kaca Spion Pada Motor Matik Yang Benar
Sebagai patokan, pastikan hanya sedikit ujung bodi mobil saja yang tampak di sudut dalam kaca spion.
Dengan cara ini, area titik buta (blind spot) akan berkurang drastis, memudahkan Anda untuk menyalip atau berpindah jalur dengan aman.
3. Jangan Setting Saat Melaju!
Satu hal yang tidak boleh dilanggar demi keselamatan, yaitu selalu pastikan mobil dalam posisi berhenti total saat mengatur spion.
Mengatur posisi kaca saat mobil sedang melaju sangat berbahaya karena akan memecah konsentrasi Anda dan meningkatkan risiko kecelakaan fatal.