Otomotifnet.com - Meninggalkan mobil atau motor di garasi saat mudik Lebaran seringkali menyisakan kekhawatiran, yaitu aki tekor.
Banyak yang mengira saat mesin mati, aliran listrik berhenti total.
Faktanya, aki kendaraan tetap bekerja "lembur" menyuplai listrik untuk komponen siaga seperti jam digital, sistem alarm, hingga modul komputer (ECU).
Jika kendaraan didiamkan lebih dari lima hari, kapasitas listrik akan merosot tajam.
Situasi akan lebih parah jika terjadi kebocoran arus (parasitic draw).
Agar kendaraan tidak mogok saat Anda pulang mudik, memanaskan mesin adalah kewajiban.
Namun, cara yang selama ini Anda lakukan mungkin salah total.
1. Mitos "Memanaskan Mesin Langsam" (Idle)
Kesalahan umum yang sering dilakukan pemilik kendaraan adalah menyalakan mesin lalu membiarkannya menyala di posisi idle (langsam) tanpa menginjak gas.
-
Fakta Otomotif: Di dalam kendaraan terdapat komponen bernama Alternator yang bertugas sebagai "pabrik listrik" pengisi ulang aki.
-
Masalahnya: Alternator tidak bekerja optimal jika mesin hanya berputar di RPM rendah (langsam). Jika hanya dibiarkan menyala diam, listrik yang dihasilkan tidak cukup untuk mengisi aki; justru hanya habis untuk menghidupkan sistem pengapian mesin itu sendiri.
2. Teknik 2.000 RPM
Agar alternator benar-benar menyuplai listrik kembali ke dalam aki (proses charging), mesin membutuhkan putaran yang lebih tinggi.
-
Lakukan Ini: Saat memanaskan kendaraan yang sudah lama diam, jangan hanya didiamkan. Tekan pedal gas secara stabil hingga mencapai minimal 2.000 RPM selama 1 hingga 2 menit. * Alasannya: Pada angka 2.000 RPM, alternator mencapai efisiensi puncaknya untuk memompa daya listrik masuk ke sel-sel aki. Tanpa langkah ini, memanaskan mesin selama 15 menit sekalipun tidak akan menambah daya aki secara signifikan.
Baca Juga: Jangan Mudik Dulu Sebelum Cek 3 Komponen Kaki-kaki Mobil Ini
Baca Juga: Aki Mobil Soak Mendadak Saat Mudik Lebaran Bisa Jadi Karena Ini
Baca Juga: PENTING, Ini Tanda Kaki-kaki Mobil Harus Segera Spooring and Balancing
Baca Juga: Kebiasaan Sepele Ini Jadi Penyebab Aki Mobil Listrik Soak? Ini Kata Pakar
3. Strategi "Tiga Hari Sekali"
Karena kapasitas maksimal aki untuk bertahan tanpa sirkulasi biasanya hanya sekitar lima hari, sangat disarankan untuk meminta bantuan orang rumah atau tetangga guna memanaskan kendaraan maksimal tiga hari sekali.
Jika saat pulang mudik mesin sulit distarter, jangan panik.
Aki yang tekor karena lama tidak digunakan biasanya masih dalam kondisi normal secara kimiawi.
Anda cukup melakukan setrum ulang (recharge) di toko aki terdekat untuk mengembalikan kapasitas listriknya ke titik optimal.
Kendaraan sejatinya diciptakan untuk bergerak.
Mendiamkan mobil atau motor terlalu lama bukan berarti menjaganya tetap baru, justru berisiko merusak komponen elektrikal.
Jika Anda berencana mudik lebih dari dua minggu, mempertimbangkan untuk melepas kabel kutub negatif aki bisa menjadi opsi darurat untuk memutus aliran listrik total.