Otomotifnet.com - Banyak yang mengira bahwa mobil listrik sepenuhnya bergantung pada baterai traksi berukuran besar.
Faktanya, mobil listrik tetap dilengkapi dengan aki (baterai 12V) standar yang berfungsi menyuplai arus ke komponen bertegangan rendah seperti lampu interior, sistem hiburan, hingga panel instrumen.
Sama seperti mobil konvensional, aki ini tetap bisa mengalami soak jika penggunaannya tidak tepat.
1. Mengapa Mobil Baru Bisa Soak?
Fenomena ini sempat mencuat pada kasus Hyundai IONIQ 5 yang mengalami aki soak meski jarak tempuhnya baru mencapai 100 km.
Menurut penjelasan ahli, Uria Simanjuntak, pemicu utamanya seringkali adalah hal yang terlihat remeh, membiarkan pintu mobil terbuka dalam waktu yang lama.
2. Mekanisme "Tirisnya" Daya Aki
Saat pintu mobil terbuka, sistem kelistrikan kendaraan secara otomatis beralih ke posisi standby atau aktif.
Lampu interior akan menyala dan panel instrumen mulai bekerja menampilkan informasi dasar.
Pada momen inilah aki 12V terus-menerus mengalirkan arus listrik tanpa adanya asupan daya kembali.
Baca Juga: Jangan Takut Ajak Mobil Listrik Hujan-hujanan, ini Kata Ahli
Baca Juga: Geely EX2 Mobil Listrik Penggerak Roda Belakang, Harganya Cuma segini
Baca Juga: Harga eVitara 2026, Suzuki Resmi Masuk Pasar Mobil Listrik Murni
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Memilih Mobil Listrik Wuling Air Ev 2026, Cek Harga Terbarunya
3. Perbedaan Sistem Pengisian: Alternator vs BMS
Salah satu poin edukasi penting adalah perbedaan cara aki mengisi ulang dayanya:
-
Mobil Konvensional: Aki mendapatkan pengisian daya dari alternator hanya saat mesin bensin/diesel menyala.
-
Mobil Listrik: Pengisian aki dikelola oleh Battery Management System (BMS) yang mengambil energi dari baterai traksi utama.
BMS pada mobil listrik umumnya hanya akan mengisi ulang aki 12V ketika kendaraan dalam posisi "Ready" atau aktif (Starter).
Jika mobil dalam posisi OFF tetapi pintu terbuka, aki terus menyuplai listrik ke komponen elektrikal sementara BMS tidak melakukan pengisian.
Akibatnya, tegangan aki akan merosot tajam hingga mencapai titik drop.
4. Dampak bagi Kendaraan
Jika aki 12V ini soak, sistem komputer mobil tidak akan bisa melakukan booting, sehingga mobil listrik Anda tidak dapat dihidupkan (posisi Ready) meskipun daya pada baterai utama masih penuh.
Hal ini secara efektif akan mematikan seluruh sistem keamanan dan kenyamanan kendaraan.
Selalu pastikan semua pintu tertutup rapat saat mobil sedang diparkir atau sedang dalam proses pencucian untuk menghindari sistem kelistrikan tetap terjaga (awake) secara tidak sengaja.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR