Otomotifnet.com - Kebiasaan menaruh jari dan menarik sedikit rem tanpa disadari akan berakibat negatif.
Hal tersebut akan membuat rem motor mengalami blong dan juga tromol pelek motor rusak.
Disampaikan oleh Harry Anggi, selaku mekanik bengkel R59 Racing, Ciputat, Tangerang Selatan pada saat itu.
"Meskipun tidak terasa, kampas rem yang terus menekan piringan cakram atau rumah tromol di pelek. Kalau begitu pasti jadi cepat aus," buka Harry Anggi.
Gesekan yang terjadi tanpa disengaja ini membuat piringan cakram atau rumah tromol ikut cepat terkikis.
Selain bikin komponen rem tromol berumur pendek, efek yang langsung terasa ada pada performa pengereman ketika dibutuhkan.
Baca Juga: Bikin Celaka, Ini Bahaya Ban Mobil Kehilangan Grip Masih Dipakai
Baca Juga: CVT Motor Matik Dengung? Cek Bagian Ini dan Siapkan Dana Rp 700 ribuan
Baca Juga: Bukan Siang atau Malam, Waktu Terbaik Mengisi BBM di SPBU Diungkap Pertamina
Baca Juga: Catat! 17 Jalur Alternatif Jawa Barat Menghindari Puncak Arus Mudik
"Karena terus tertekan dan bergesekan, efeknya jadi timbul panas berlebih dan hasilnya rem jadi kurang gigit saat dipakai," lengkapnya.
Pada rem cakram, minyak rem bisa mendidih dan menimbulkan angin palsu di sistem pengereman yang jadi penyebab gejala rem blong.
Dalam tahap ringan, mungkin solusinya hanya perlu buang angin palsu atau ganti kampas rem agar pengereman kembali normal.
Namun kalau berkepanjangan, biasanya bakal bikin piringan cakram atau rumah tromol roda ikut terkikis.
"Kalau sudah begitu, piringan cakram atau tromol atau pelek jika model cast wheel, perlu diganti baru yang tentu harganya lumayan mahal," jelas Harry.
Supaya perangkat pengereman dan pelek awet, hindari kebiasaan menaruh jari di tuas atau pedal rem motor ya.