Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

First Ride SYM Joyride 200i EVO, Memang Enjoy to Ride!

Dimas Pradopo - Rabu, 19 September 2012 | 14:18 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

SYM Joyride 200i EVO masuk Indonesia lewat PT Sanyang Industri Indonesia (SII), tapi unit tes ini kami dapatkan dari PT Sentra Karya Ekamegah (SKE) selaku main dealer SYM untuk Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan. PT SKE sengaja mengajak redaksi untuk mencoba motor Rp 34 jutaan ini, penasaran? Yuk maree kita coba!

Desain dan Fitur
SYM Joyride 200i EVO ini memang tergolong matik berukuran besar. Lihat saja, bentuknya lebar, dengan windshield depan yang menjulang. Meski nampak gambot, menariknya motor ini punya dimensi yang tidak terlalu panjang. Pasti ada hubungannya dengan handling nih, sabar kita ulas nanti.

Sekarang kita lihat desainnya terlebih dahulu. Dari depan, dua lampu berdesain split membuatnya terlihat lebar, sedang di belakang malah tampil membulat. Komposisi jadi proporsional dengan diaplikasikannya jok tebal dan sandaran belakang. Di bawah jok sudah tersimpan boks bagasi berukuran super lega.

No caption
No credit
No caption

Yang unik, cara membukanya dilakukan dengan menekan tombol di panel setang sebelah kiri, secara otomatis kunci akan terbuka dan jok yang sudah dilengkapi penahan hidrolis ini akan langsung terbuka. Lucunya lagi, jok membuka bukan ke depan, tapi ke samping. Memudahkan saat memasukan lebih banyak barang!

Panel indikatonya juga lengkap, mulai dari speedometer, takometer dan suhu mesin yang ditampilkan secara analog. Di panel digital ada odometer, trip meter, voltmeter dan indikator bahan bakar. Belum lagi tambahan lampu engine check untuk sistem injeksinya juga indikator oli mesin. Makin menyenangkan ketika lampu dinyalakan, iluminasi berwarna biru akan langsung memanjakan mata.

No caption
No credit
No caption

Buka tutup tangkinya pun mudah. Putar anak kunci kontak ke kiri, otomatis tutup bensin yang terletak di bawah setang langsung terbuka. Enggak perlu repot turun dari motor untuk isi bahan bakar. Tapi ada satu hal yang cukup mengganjal, yaitu posisi kiprok dan aki yang terletak di bodi belakang sebelah kanan. Karena terlalu keluar jadi mengurangi keindahan, juga rawan tangan jahil.

Handling

Duduk di atas joknya langsung terasa kenyamanannya. Joknya tebal yang membentuk sandaran pinggang. Saat mengemudi jadi bisa lebih rileks dan tidak cepat lelah. Posisi joknya terasa rendah bila dibandingkan dengan dek pijakan kaki. Akibatnya, pengendara bertubuh tinggi pasti akan merasa seperti jongkok ketika mengendarai motor ini.

Tapi tenang, tidak mengurangi kenyamanan kok. Malah kalau mau, bisa selonjorkan kaki dengan berpijak pada dek bagian atas. Terlebih posisi setangnya juga tinggi, badan jadi selalu pada kondisi tegak dan tidak mudah lelah. Buat boncenger juga nyaman, jok lebar dan tebal serta pijakan kakinya membuat nyaman. Hanya saja, untuk boncenger agak susah saat mau naik, maklum bodinya gambot.

No caption
No credit
No caption

Ketika dibawa jalan pun terasa kalau suspensinya empuk, karakternya memang mengutamakan kenyamanan. Dan yang paling mengejutkan adalah, meski terlihat besar tapi handlingnya tetap mudah. Meliuk di tikungan bersudut tajam sekalipun tetap bisa dilakukan dengan santai.

Yang pasti ada hubungannya dengan wheel base-nya yang hanya 1.440 mm . Secara kasat mata, meski besar motor ini tidak terlalu panjang. Pantas saja! Remnya juga istimewa, kedua roda sudah dikawal dengan diskbrake. Sekali colek tuas rem, motor langsung melambat signifikat. Pakem! 

Performa
Meski diklaim menggunakan nama "200" tapi sebenarnya kapasitas mesin motor ini cuma 171,2 cc. Mesinnya satu silinder SOHC dengan 4 klep. Meski terdengar sederhana, mesinnya sudah menggunakan pendingin cair atau radiator. Wah, bakal selalu adem nih.

Ketika mesin dinyalakan, suaranya terdengar halus. Begitu juga denga getarannya tidak terlalu terasa sampai ke kaki dan tangan. Tarikannya pun cukup responsif, terlebih motor ini menggendong bodi yang tidak kecil bobotnya saja mencapai 155 kilogram. Tenaganya memang terasa halus di putaran bawah, tapi menengahnya tetap terasa kuat. Sepadan dengan bentuknya yang gambot. (motorplus-online.com)


Specification Sym Joyride 200i Evo
Engine type: Single cylinder, four-stroke
Valves per cylinder: 4
Fuel system: Injection. EFI
Fuel control: SOHC
Cooling system: Liquid
Gearbox: Automatic
Exhaust system: Euro 3
Front suspension: Telescopic fork
Rear suspension: Unit swing
Front tyre dimensions: 110/90-13
Rear tyre dimensions: 130/70-12
Front brakes: Single disc
Front brakes diameter: 273 mm (10.7 inches)
Rear brakes: Single disc
Rear brakes diameter: 220 mm (8.7 inches)
Physical measures and capacities
Dry weight: 155.0 kg (341.7 pounds)
Overall height: 1,280 mm (50.4 inches)
Overall length: 2,010 mm (79.1 inches)
Overall width: 760 mm (29.9 inches)
Wheelbase: 1,440 mm (56.7 inches)
Fuel capacity: 8.00 litres (2.11 gallons)

Riding gear: ProRiders 021-57931965

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa