Otomotifnet.com - Menghadapi tanjakan curam dengan mobil transmisi otomatis sering kali menimbulkan kecemasan, baik bagi pengemudi pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Tantangan akan semakin besar jika kendaraan membawa beban berat atau terjebak dalam kemacetan di tengah pendakian.
Agar tidak gagal menanjak, simak cara yang benar agar mobil dapat menanjak dengan aman:
1. Pemilihan Gigi yang Tepat
Sebelum mulai mendaki, sangat penting untuk memperkirakan tingkat kecuraman jalan:
Tanjakan Landai
Anda cukup tetap berada di posisi D (Drive).
Sistem transmisi akan menyesuaikan secara otomatis.
Tanjakan Terjal/Curam:
Langkah paling aman adalah memindahkan tuas ke gigi paling rendah, yaitu L (Low) atau 1.
Di posisi ini, mobil akan mendapatkan torsi maksimal yang dibutuhkan untuk mendaki beban berat.
2. Teknik Pindah Gigi
Banyak pengemudi panik saat mobil tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan saat menggunakan posisi D.
Pertanyaannya, bolehkah langsung pindah ke L?
Jawabannya adalah boleh dan sangat disarankan, namun harus dilakukan dengan teknik yang benar, seperti:
Baca Juga: Pindah D ke N Saat Macet Dapat Merusak Mobil Matik, Cek Faktanya
Baca Juga: 7 Penyebab Jebolnya Transmisi Matik di Mobil Bekas, Point 1 Paling Sering
Baca Juga: Transmisi Matik Ada Low Gear Atau L, Cara Pakai Yang Benar Begini
Baca Juga: Jangan Salah, Arti Huruf E Pada Indikator Bahan Bakar Ternyata Bukan Kosong
Pindah Secara Bertahap
Jangan langsung "lompat" dari D ke L jika kecepatan masih cukup tinggi.
Geser tuas secara bertahap (misalnya dari D ke 3, lalu ke 2, hingga ke L/1).
Perhatikan RPM (Putaran Mesin)
Pastikan perpindahan gigi dilakukan saat putaran mesin sudah mulai menurun dan mobil terasa mulai berat.
Ini bertujuan untuk menghindari efek engine shock yang bisa merusak komponen transmisi.
3. Mengapa Harus Low Gear (L)?
Menggunakan gigi rendah (L atau 1) saat menanjak bukan hanya soal tenaga, melainkan menjaga agar transmisi tidak terus-menerus "mencari" gigi (hunting gear).
Dengan mengunci di gigi rendah, sirkulasi oli matik tetap stabil dan risiko transmisi panas berlebih (overheat) dapat diminimalisir.
Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan saat menanjak.
Jika mobil benar-benar berhenti, gunakan rem tangan (handbrake) untuk membantu momentum awal saat akan mulai melaju kembali di posisi L.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR