Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Helm SHC dan Monza Tahan Bau Apek Sampai 50 Kali Cuci!

Dimas Pradopo - Jumat, 4 April 2014 | 07:38 WIB
No caption
No credit
No caption


Jakarta - Seperti diberitakan sebelumnya (klik di sini) , PT Triona Multi Industri (TMI) memproduksi helm SHC dan Monza yang merupakan pionir helm anti bau apek. Nah bagaimana teknologinya?

"SHC dan Monza merupakan helm pertama dengan lisensi Silvadur, teknologi yang membuat helm tetap fresh dan higienis," Herwin Aulia, Marketing Dept. Head SHC-Monza saat peluncuran produk tersebut pada Kamis (3/4).

Menurutnya, sistem anti bakteri Silvadur cocok diaplikasi pada produknya yang dipasarkan di negara tropis dan lembap seperti Indonesia. "Biasanya pengendara motor suka keringetan dan ini menjadi media tumbuh bakteri di helm yang membuat helm bau. Silvadur akan mencegah bakteri berkembang biak di helm. Sehingga helm tetap fresh bebas bau."

Riady Hardjoko, Managing Director PT Biopolytech Innovation (BI) sebagai produsen Silvadur menjelaskan jika produk ini sudah lebih dulu diaplikasi pada produk pakaian dalam, handuk dan kaus kaki.

"Produk teknologi anti bau asal Amerika ini untuk manusia dan lingkungan. Cara kerjanya dengan melindungi kain helm dari berbagai bakteri yang menimbulkan bau tidak enak. Standar dari Amerika, produk ini tetap melekat di kain hingga 50 kali cuci," pungkasnya. (motor.otomotifnet.com)

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa