No caption
Tampilan boleh elegan, namun mesin juga kena sentuhan agar tidak disebut 'banci' yang hanya tampil modis namun tidak mampu berlari
Jakarta - Pengorbanan di dunia oprek alias modifikasi tentu sangat dibutuhkan. Selain pengorbanan dana, waktu dan tentunya tenaga. "Apalagi kendaraan ini sudah 3 tahun mendekam di garasi. Keadaannya sangat memprihatinkan dan tidak terawat," ujar Kenny Lie, punggawa Eagle Modified di bilangan Pluit, Jakut.
No caption
Pintu model suicide mengembalikan memori kendaraan klasik
Soal body parts tentu tidak sulit, karena bengkel yang terletak di Apartemen Laguna ini memang spesialis modifikasi bodi. Paling susah mencari komponen mesin yang di pasaran sudah sangat sulit. Maka dari itu sekalian saja order langsung ke TRD lewat internet. "Ada 3 parts yang sulit karena tergolong jeroan mesin, kalau cuma seal dan gasket sih masih banyak di pasaran lokal," sebut pria yang sering disebut Mr. 13.
No caption
Jok andalkan warna cokelat membuat interior makin teduh
Beralih ke sektor bodi cukup banyak berubah, namun tetap masih mempertahankan platform standar. Hanya bermain di bagian body kit yang dibuat custom dari fiberglass. Gril juga tak lupa dibuat khusus. "Bentuk gril standar sebetulnya kokoh, tapi sudah tidak up to date," terang Kevin, adik dari Kenny yang juga ikut membantu proyek ini.
No caption
Tema elegan makin kuat setelah dibuatkan minibar
Pengorban tidak sia-sia sering mendapatkan piala di ajang kontes. Selamat bro. • (otomotifnet.com)
No caption
Audio semerek dipercaya lebih mudah di-tuning
Air suspension + coilover
Bagian kaki-kaki juga mendapat porsi ekstra. Tampilan down to earth khas kendaraan elegan untuk kontes merupakan menu wajib. Dibutuhkan setting kaki-kaki yang sesuai untuk menghasilkan efek ceper maksimum.
Sistem suspensi merupakan perpaduan dari coilover dan air suspension. Sebenarnya trik ini untuk menggabungkan keunggulan dari kedua jenis tersebut. Air suspension tentu dapat membuat kendaraan tampil ceper atau bahkan lebih tinggi dari standar dengan cepat karena menggunakan balon. Sedangkan karakter coilover lebih sporty dengan damping yang lebih keras.
Jadi dengan menggabungkan kedua jenis suspensi ini maka bisa mendapatkan hasil super-ceper namun dengan bantingan yang tidak terlalu lembut. "Kalau terlalu soft malah akan gesrot body kit-nya ke aspal," terang Kevin. Tapi enaknya, ground clearance tetap bisa dibuat seperti sedan pada umumnya lewat 4 tombol.
No caption
Engine juga kena upgrade, parts harus inden karena jarang sekali yang mengoprek mesin
Diameter 20 inci pas mengisi ruang fender yang sudah mengalami proses wide body natural
Data Modifikasi Toyota Majesta 1993
Mesin:
TRD (Piston, Setang Piston, Camshaft)
Eksterior:
Body Kit Custom
Grill Custom
Wide Body Natural
Cat Spies Hecker Custom
Airbrush Grafik Full Body
Bagasi Pneumatic
Motorized (Kap Mesin, Pintu)
Pintu Suicide
Moonroof
Interior:
Custom (Jok, Setir, Shift Knob, Dasbor, Door Trim)
Custom Minibar
Kaki-Kaki:
Rem Depan TRD
Pelek DAD 20x(8,5+9,5) inci
Ban Depan Accelera 225/30R20
Ban Belakang Accelera 245/30R20
Coilover + Air suspension
In Car Entertainment:
Head Unit Pioneer
Power Amplifier Pioneer 4 Channel 3 Unit
Power Amplifier Pioneer Monoblock 2 Unit
Speaker Split Pioneer 3 Set
TV LG 22 Inci
TV LG 17 Inci
TV Xdrive 7 Inci 10 Unit
Subwoofer Pioneer 12 Inci 4 Unit
| Editor | : | Dimas Pradopo |
KOMENTAR