Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ini Cara Kerja RFID Memonitor Konsumsi BBM

Selasa, 24 Desember 2013 | 14:12 WIB
No caption
No credit
No caption



Jakarta - Sistem Monitoring dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak (SMPBBM) menggunakan RFID atau Radio Frequency Identification sebagai teknologi untuk mengumpulkan data konsumsi bahan bakar di seluruh Indonesia. Dalam kerjanya, RFID bukan cuma gelang yang dipasang di mulut tangki tapi ada banyak perangkat lainnya!

"RFID tag atau gelang RFID hanya salah satu, tapi ada perangkat yang lainnya," buka Andi Nugroho Manager Sosialisasi Sistem SMPBBM dari PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) selaku perusahaan yang menyiapkan infrastruktur SMPBBM. Proses awal pengumpulan data dilakukan dengan pencatatan data pemilik dan kendaraan berdasarkan STNK.

Kemudian, tiap satu nama yang tercatat akan mendapatkan gelang RFID yang sebelumnya sudah diprogram sesuai jenis dan kategori kendaraan menggunakan RFID Programmer. Lewat alat ini akan dimasukan informasi nomor polisi dan jenis kendaraan.

"Jadi tiap gelang RFID mewakili satu profil pemilik dan kendaraanya yang tidak bisa saling tukar. Karena jika ditukar maka datanya akan berubah," jelas Andi. Langkah selanjutnya adalah memasang gelang RFID di mulut tangki bahan bakar.

Ada alasan kenapa gelang RFID dipasang di mulut tangki. "Karena kita memiliki RFID reader yang dipasang di nozzel dispenser bahan bakar di SPBU. Nozzel dispenser yang sudah dipasangi RFID reader akan menolak mengeluarkan bensin jenis premium jika program pada gelang RFID di kendaraan sudah diseting tidak boleh mengkonsumsi bahan bakar bersubsidi," paparnya.

Data yang dibaca oleh RFID reader juga dapat dibaca pada HMI monitor yang diletakan di dispenser SPBU. Pada alat ini, juga bisa dilihat data kendaraan hingga jumlah dan jenis bahan bakar yang dibeli. Bahkan kedepannya bisa dilihat kuota bahan bakar bersubsidi yang masih bisa dibeli.

"Kedepannya memang ada wacana membatasi jumlah penggunaan bahan bakar bersubsidi berdasarkan kuota. Dengan sistem ini kami telah siap, makanya ada HMI monitor dan kami juga menyiapkan RFID card untuk melihat kuotanya," jelas Andi yang baru mendapatkan momongan ini.

Data-data dari kemudian dikirim ke data center yang datanya bisa diakses oleh pusat monitoring nasional. Dari data tersebut, pemerintah mendapatkan data konsumsi bahan bakar secara akurat di seluruh Indonesia. (mobil.otomotifnet.com)

Editor :

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa