WRC2 : Subhan Aksa Akhirnya Kembali Kompetitif dan Finish di 4 Besar

Senin, 28 Oktober 2013 | 15:36 WIB
No caption
No credit
No caption


Pereli internasional asal Indonesia Subhan Aksa akhirnya kembali menunjukkan performa terbaik yang cukup kompetitif di ajang reli dunia yaitu World Rally Championship (WRC) 2 yang berlangsung sebenarnya sangat akrab dengan lintasan gravel karena umumnya reli mobil di Indonesia pun berlangsung di lintasan tanah. Tapi, ia masih sedikit kagok ketika RACC Rally de Espana mulai memasuki rute gravel pada hari terakhir, Minggu (27/10).

Driver BFRT (Bosowa Fastron Rally Team) itu memulai balapan dari posisi 5 Besar WRC2 dan 19 Besar kejuaraan umum dari hasil sembilan SS awal yang semuanya di lintasan aspal. Peralihan ke lintasan tanah menjadi isu tersendiri karena gumpalan debu yang sangat tebal dan berpotensi mengganggu pereli yang start berikutnya. Makanya  stewards mengubah interval start menjadi 4 menit dari satu mobil ke mobil lainnya.

“Tim M-Sport sendiri cukup cepat mengubah spek mobil ke lintasan tanah. Hanya butuh 75 menit untuk set-up ulang. Mulai dari setelan mesin, ganti suspensi, ban, arm dan berbagai komponen lain untuk disesuaikan dengan karakter lintasan. Namun, saya masih kurang percaya diri di dalam kokpit. Mungkin karena 9 SS sebelumnya di jalur aspal dan belum siap 100 persen beralih dalam waktu yang sangat singkat,” klaim Ubang.

Pada SS13 Gandesa2, posisi Ubang naik ke-4 Besar. Itu akibat mobil Sepp Wiegand (Jerman) terkendala teknis dan gagal finish. Pada dua SS terakhir, dan navigator Nicola Arena coba mengejar defisit waktu 1 menit 39,1 detik dari Barrable.

“Alhamdulillah, akhirnya dapat poin di kejuaraan ini. Meski tak mencapai podium seperti tahun lalu, saya sangat bersyukur. Terima kasih buat semua pihak yang memungkinkan pencapaian ini. Khususnya Bosowa, Pertamina, dan tentunya M-Sport selaku penanggung jawab teknis serta rekan media yang selalu menyemangati,” ujar pereli asal Makassar itu.

Dengan posisi 4 Besar, Ubang berhak dapat 12 poin. Itu  poin perdana setelah 5 penampilan WRC2 musim ini. Pada empat seri sebelumnya ia gagal meski sudah dalam posisi bagus, khususnya di Yunani, Jerman dan Australia. Hanya di seri pembuka Rally Portugal ia kewalahan karena trek baru dan proses adaptasi dengan mobil.

Ini sekaligus juga poin perdana bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga Asia Tenggara karena Ubang satu-satunya kontestan dari kawasan ini. Kesempatan menambah poin terbuka pada seri pamungkas WRC di Rally Wales, Inggris Raya, 14-17 November. (otosport.co.id)

Hasil Balap WRC2 :
1. Robert Kubica Citroen DS3 RRC 3 jam 44m 35.3 detik WRC2
2. Yazeed Al-Rajhi Ford Fiesta RRC +05m 15.8 detik WRC2
3. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +15m 31.1 detik WRC2
4. Subhan Aksa Ford Fiesta R5 +17m 47.4 detik WRC2
5. Nicolas Fuchs Mitsubishi Lancer Evo X +20m 22.0 detik WRC2
6. Juan Carlos Alonso Mitsubishi Lancer Evo X +33m 58.1 detik WRC2
7. Marco Vallario Mitsubishi Lancer Evo X +53m 05.7 detik WRC2
8. Ala'a Rasheed Ford Fiesta R5 +1hr 00m 57.1 detik WRC2

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor :

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa