Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pilihan Piston Bore Up Yamaha Mio J dan Soul GT, Pakai Pin 13 mm!

Dimas Pradopo - Jumat, 23 November 2012 | 10:02 WIB
Pilihan Piston Bore Up Yamaha Mio J dan Soul GT, Pakai Pin 13 mm!
Aant
Pilihan Piston Bore Up Yamaha Mio J dan Soul GT, Pakai Pin 13 mm!

Pilihan Piston Bore Up Yamaha Mio J dan Soul GT, Pakai Pin 13 mm!
Aant
Pilihan Piston Bore Up Yamaha Mio J dan Soul GT, Pakai Pin 13 mm!
Memperbesar ruang bakar untuk meningkatkan performa sudah lazim dilakukan pemilik Yamaha Mio Sporty.
 
Paket bore up-nya pun sudah banyak dipasaran. Tinggal pasang, motor langsung ngacir!
 
Tapi untuk generasi terbaru Mio J dan Soul GT enggak bisa langsung comot paket bore up dari Mio Sporty. Kenapa begitu????

Karena diameter pin piston kedua motor ini berbeda. Mio Sporty menggunakan pin penghubung antara piston dengan setang piston ukuran 15 mm, sedang Mio J dan Soul GT lebih kecil, cuma 13 mm.

 
"Nah, kalau mau bore up bisa adopsi piston apa saja yang penting pin pistonnya 13 mm," buka Freddy A Gautama, tuner yang juga owner Ultraspeed Racing di Ciledug Tangerang.

Asiknya, ukuran pin 13 mm ini banyak digunakan oleh sepeda motor tipe bebek. Jadi tinggal pilih yang penting diameter pistonnya lebih besar dari standar Mio J dan Soul GT yang hanya 50 mm. Sesama Yamaha bisa pakai piston Yamaha Jupiter Z, pin 13 mm dan diameter pistonnya 51 mm.

Kurang besar? Bisa pilih piston Kawasaki Kaze yang diameter pistonnya 53 mm atau Honda Sonic yang diameternya 58 mm. Selain ukuran standar, bisa juga coba ukuran oversize dari masing-masing piston tadi. Dipasaran tersedia ovesize dari 0,25 mm sampai 2 mm.

"Kita sudah coba pakai piston Kaze dan Sonic," jelas Freedy. Jika pakai piston Kaze, kapasitas ruang bakar bisa bengkak hingga 127,67 cc. Sedang kalau pakai piston Sonic malah tembus 152,9 cc. Lebih besar lagi bro! 

Sudah tahu ukurannya, penyesuaian lainnya tinggal menentukan tinggi permukaan pistonnya. Dome-nya jangan terlalu tinggi karena riskan berbenturan dengan cylinder head. Bagian bawah piston juga harus diperhatikan, jika terlalu panjang wajib disunat, tentunya agar tidak mentok kruk as.

Selain piston, yang harus diperhatikan adalah proses korter atau memperbesar diameter blok silinder. Pada Yamaha Mio J sudah menggunakan lapisa DiASIL. "DiASIL nya dihilangkan diganti boring. Kita bisa melakukan semuanya di bengkel. Kan sekarang sudah ada divisi bubutnya," promo Freedy.

Sudah jelas kan!

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa