Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sunglasses, Trendi Sekaligus Pelindung Sinar UV

billy - Kamis, 4 April 2013 | 17:36 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Tepat pukul 07.00 WIB, Reni seorang karyawati swasta dibilangan Sudirman mulai berangkat dari rumahnya. Dirinya mengeluhkan penglihatannya terganggu ketika terpapar sinar UV dari kaca depan mobilnya. “Mata saya terasa lelah, karena harus memicingkan mata terus. Sepertinya mata saya juga telah terkoreksi, sebab sudah sedikit rabun,” terang Reni, menceritakan pengalamannya.

Radiasi sinar Ultra Violet (UV) cukup berbahaya untuk kesehatan mata. Jika terus menerus terpapar sinar UV dapat memperbesar risiko kerusakan jaringan mata hingga menyebabkan katarak. “Pemakaian sunglasses sangat penting, mengingat terik matahari sangat berbahaya bagi mata. Pastikan kacamata mampu mereduksi sinar UV, bukan hanya gelap saja,” jelas dr. Donny Istiantoro, SpM yang praktek di Jakarta Eye Center (JEC) Menteng dan Kedoya. Jadi enggak sekadar trendi tetapi buat melindungi mata dari sinar UV.

Sunglasses atau kacamata pelindung dari sinar UV memang beragam. Tidak semua berwarna hitam. Untuk memilih sunglasses yang ideal, dapat dilihat dari konfigurasi lensanya. Umumnya dapat dirasakan khasiatnya setelah dipakai. “Iya kalau dipakai tidak menyebabkan pusing. Nyaman saat melihat terik matahari,” beber dr. Donny, yang juga dikenal gemar membesut sport car dan moge.

No caption
No credit
No caption

Khusus untuk mengemudi, sebaiknya pilih sunglasses yang 100 persen mereduksi sinar UV. Terlebih ketika mengemudi di pagi hari hingga siang hari yang terik. “Sunglasses harus mereduksi UV agar tidak merusak jaringan syaraf mata dan tidak mempercepat proses penuaan,” tambah pria yang juga gemar ikut ajang balap komunitas di Sentul, Jabar.

Agar tidak salah pilih, maka perlu dilakukan fitting sebelum diputuskan membeli. “Jika dipakai namun otot pupil masih mengecil saat melihat sinar matahari, maka dipastikan kualitas sunglases jelek. Kemudian jika menyebabkan pusing ketika dipakai cukup lama, maka sunglasses berkualitas jelek. Sebaiknya jangan membeli di kaki lima, pilihlah di gerai yang sudah terjamin keaslian produknya,” saran dr. Donny.

Hal senada juga diutarakan oleh dr. Setiyo Budi Riyanto selaku spesialis lasik dan katarak. Sunglasses sangat penting digunakan saat berkendara di siang hari. “Sebaiknya gunakan yang memiliki UV-protection, bukan hanya gaya saja.  Untuk bobot sebaiknya pilih yang ringan agar tidak menyebabkan kejenuhan dan pusing karena bobot yang berat. Pilih yang memiliki desain ergonomis dan gagang yang kuat,” rinci pria yang juga praktek di JEC dan dikenal gemar membesut Harley-Davidson Ultra Classic 2004.

Oksidasi Sinar UV

Penting untuk juga diperhatikan adalah soal oksidasi akibat radiasi sinar UV. Hal ini dapat muncul ketika mata terus terpapar sinar UV. “Oksidasi ini dapat mengakibatkan racun, yang merusak jaringan mata atau katarak dan merusak syaraf mata yakni di retina. Oksidasi ini berpotensi merubah oksigen (O2) menjadi gas ozon (O3). Pemakaian sunglasses dapat mencegah oksidasi akibat sinar UV,” papar dr. Donny mencontohkan. (mobil.otomotifnet.com) 


Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa