Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bikin Penonjok Keteng Universal, Mau Coba?

Editor - Senin, 1 November 2010 | 11:11 WIB
No caption
No credit
No caption

OTOMOTIFNET - Ide bisa datang dari mana saja dan itu seperti yang terjadi pada Sunchang, mekanik bengkel motor umum yang juga piawai untuk urusan bubut membubut.

“Awalnya salah satu konsumen yang kebetulan pakai Yamaha Jupiter MX, mengeluh soal berisik di bagian keteng. Hal sama juga terjadi pada mereka yang pakai Honda Tiger, Yamaha Scorpio, Kawasaki KLX 150 dan lain-lain.  Itu akibat dari tensionernya sudah enggak berfungsi secara normal,” analisa pria yang juga mekanik balap ini.

No caption
No credit
No caption

Gbr 1
No caption
No credit
No caption

Gbr 2
No caption
No credit
No caption

Gbr 3
No caption
No credit
No caption

Gbr 4

Nah berbekal keluhan dari konsumennya, tanpa basa-basi Sunchang membongkar dalaman tensioner standar motor konsumennya. Setelah dibedah, dalaman dari tensioner standar ternyata berisi per model pelat (ada juga yang pakai per halus) plus penonjok dan setelan model ulir (gbr.1).

Dari hasil bongkaran yang dilakukan, Sunchang mengambil kesimpulan bahwa sistem pegas yang menggunakan pelat atau per halus (gbr.2) dan setelan penonjok model ulir jadi pemicu kurang maksimalnya fungsi perangkat tersebut (gbr.3).

“Memang pada saat disetel ulang, keteng enggak berisik. Namun setelah beberapa saat pemakaian, keteng bisa kendur dan bernyanyi lagi,” ujar mekanik rumahan yang buka worshop di Jl. Kemandoran ini.

No caption
No credit
No caption

Gbr 5

Gbr 6

Supaya tensioner berfungsi maksimal, maka Sunchang mendesain ulang perangkat tersebut. Di bagian per, yang standarnya model pelat atau per halus diganti model kasar (gbr.4). Sementara di bagian penonjok, dipakai model yang bergerigi (gbr.5).

“Dengan penggantian part-part tersebut, diharapkan saat mesin nyala, fungsi tensioner tidak berubah. Walau setelah cukup lama terkena getaran dari keteng.

 Sementara bila rantainya yang kendur, penonjok keteng baru akan berfungsi saat mesin dalam kondisi mati,”  terang  Sunchang. Meski desain dalamannya berubah, namun sisi luarnya enggak berubah. Itu karena, Sunchang masih memanfaatkan rumah tansioner bawaan motor (gbr.6).

Tertarik? Tinggal datang ke bengkel Sunchang dan jangan lupa siapkan dana Rp 150 ribu (untuk semua motor). Soal pembuatan, paling lama hanya memakan waktu 30 menit.

Sunchang : 021-5481958


Penulis/Foto: Oct / Octa

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa