Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Lima Penyebab Utama Kematian Mesin Mobil Berakibat Rusak Fatal

Editor - Senin, 8 Februari 2010 | 09:40 WIB
Lima Penyebab Utama Kematian Mesin Mobil Berakibat Rusak Fatal
Lima Penyebab Utama Kematian Mesin Mobil Berakibat Rusak Fatal


3. Water hammer

Terisapnya air ke dalam ruang bakar (water hammer) merupakan salah satu problem dengan akibat paling fatal bagi mesin mobil. Air yang yang jauh lebih padat dari udara, bila sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekan saat langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air yang terjadi akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar yakni piston.

Nah, di musim hujan seperti sekarang, wasapdalah dengan genangan air yang siap menghadang.

Langkah preventif :
•    Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mobil sebelum melewati genangan air.
•    Jangan coba-coba menstart jika mesin mati di tengah banjir.
•    Buka busi lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.

4. Overheat

Bila mesin beroperasi melebihi batas suhu kerjanya, sudah pasti kerusakan komponen akan terjadi. Tapi pada mesin modern, komputer akan secara otomatis melindungi mesin dengan cara menon-aktifkan mesin secara bertahap. Seperti memberhentikan kerja kompresor AC, lalu berlanjut ke mode aman (safe mode) hingga saatnya mesin akan dihentikan secara total.

Tapi pada mobil era 1990-an, tentu fitur ini belum tersedia. Namun Anda dapat mencirikannya dengan hadirnya gejala knocking  saat berakselerasi dan jarum indikator yang bergerak menuju batas H.

Langkah preventif :
•    Periksa cooling system  dan jumlah oli mesin secara berkala.
•    Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking  timbul.
•    Berhentikan mobil secepat mungkin ketika Anda mengetahui overheat  terjadi.

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa