Yup, paska tewasnya mobil-mobil sport Toyota seperti Supra, Celica dan MR-S, praktis saat ini hanya ada FT-86 sebagai wakil mobil sport Toyota. Sebelumnya, juga ada supercar Lexus LF-A, namun produksi yang terbatas ditambah harga mahal membuatnya untouchable.
Lewat FT-1, Toyota ingin membuktikan jika pabrikan yang sempat berkiprah di ajang Formula 1 dan Le Mans 24 Hours ini masih memiliki hasrat memproduksi mobil kencang.
Dan sebagai andalan di segmen supercar yang berada di atas kelas Toyota 86. FT-1 sendiri menjadi salah satu sajian utama Toyota di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014.
Semakin istimewa, FT-1 didesain oleh Toyota Calty Design Research di Amerika yang sempat mengembangkan supercar Lexus LF-A. Sementara pengembangan performanya dilakukan bersama produsen game balap legendaris, Gran Turismo yaitu Poliphony.
"Pengembangan performanya dilakukan lewat simulator game Gran Turismo 6. Jadi kalau ingin melihat performa FT-1 yang sebenarnya, bisa ditengok melalui game simulator tersebut," urai GM Technical Service Division, Dadi Hendardi.
Sayangnya, hingga kini belum ada penjelasan mengenai kapan dan mesin apa yang akan diusungnya. (mobil.otomotifnet.com)
| Editor | : | Dimas Pradopo |
KOMENTAR