Jleb...Kelihatan Baik-Baik Saja, CVT Ini Ternyata Rusak Gara-Gara Telat Ganti Oli Transmisi

Iday - Minggu, 1 April 2018 | 11:15 WIB
Transmisi CVT Subaru
Antonius Yulianto/Otomotifnet
Transmisi CVT Subaru

Otomotifnet.com - Jarang-jarang lihat transmisi CVT, nah ini dia penampakannya.

Kebetulan satu unit jeroan transmisi otomatis tanpa pindah gigi ini ada di Wani Matic, bengkel spesialis transmisi di kota Tangerang, Banten.  

Transmisi CVT ini milik Subaru Impreza, hacthback yang pernah dipakai buat merekam Google Street View. 

Terlihat, sabuknya berbahan logam baja kayak rantai tapi berlapis-lapis. 

(BACA JUGA: Toyota Yaris Facelift Pakai Transmisi CVT, Ini Alasannya)

"Kerjanya mirip skutik. Bedanya kalau ini membuka pulinya pakai tekanan oli dari pompa," kata Holil yang bermarkas di Perumahan Pinang Griya Permai, Jl. Pinang Griya Raya, Pinang, Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Ternyata ada fakta menarik di balik 'terbukanya' unit CVT ini.

Menurut Holil, transmisinya diturunkan karena mengalami kerusakan.

Bagian CVT itu aus sehingga jalan tersendat-sendat.

Menurut analisisnya disebabkan karena telat ganti oli transmisi.

"Kalau mau awet, sebaiknya ganti tiap 20.000 km, karena di jalan macet seperti Jakarta kerja oli dan transmisi lebih berat."

Celakanya, karena Subaru ini mobil yang populasinya jarang dan APM-nya pun tak ada, mencari spare partnya pun jadi susah.

"Masih menunggu komponen, susah nyarinya, mungkin harus order ke Jepang," imbuhnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Iday

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa