Kendaraan Listrik dan Swakemudi Bakal Jadi Tren, Indonesia Mampu Support? Dibahas di SAATS 2019

Harryt MR - Selasa, 5 November 2019 | 16:00 WIB
 Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT), bertajuk Southeast Asia Automotive Technology Summit (SAATS) 2019
Istimewa
Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT), bertajuk Southeast Asia Automotive Technology Summit (SAATS) 2019

Otomotifnet.com - Di lingkup Asia Tenggara, Indonesia termasuk Negara produsen terkemuka, bahkan mencakup regional Asia Pasifik.

Tak terkecuali tren teknologi kendaraan listrik dan swakemudi, yang akan menjadi tren global.

Pentingnya peran Indonesia dan Negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam menyikapi tren teknologi otomotif.

Bakal dibahas dalam Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT), bertajuk Southeast Asia Automotive Technology Summit (SAATS) 2019, yang dihelat di Double Tree Hilton Hotel, Jakarta (6-7/11).

(Baca Juga: Pelat Nomor Khusus Buat Kendaraan Listrik Sebentar Lagi Sah, Ada Usulan Lima Angka?)

Posisi Indonesia begitu strategis dalam tren teknologi otomotif kedepan.

Hal ini telah ditunjukkan Pemerintah Indonesia dengan inisiatif menurunkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Tujuannya untuk mendorong produksi kendaraan ramah lingkungan dan membantu mempromosikan Indonesia, yakni sebagai Ekonomi terbesar di Asia Tenggara sekaligus pasar regional serta ekspor.

Pertanyaannya, apakah Indonesia sudah punya teknologi untuk memasok kebutuhan produksi kendaraan ini?

Editor : Panji Nugraha

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa