Mitsubishi L300 Tuas Persneling Dipertahankan di Kolom Setir, Alasannya Sepele

Irsyaad Wijaya - Rabu, 8 Januari 2020 | 13:30 WIB
Mitsubishi L300 yang bernama 'Blackcrewpoox' Milik Joko Prasetyo
Gayuh Satriyo Wibowo
Mitsubishi L300 yang bernama 'Blackcrewpoox' Milik Joko Prasetyo

Otomotifnet.com - Posisi tuas persneling Mitsubishi L300 hingga kini memang unik.

Berada di bawah atau kolom setir dan melintang di sisi kiri.

"Sejak L300 dibuat pada tahun 1979 sampai sekarang persnelingnya ya di setir," ungkap Ilham Iranda Syahputra, Departement Head Sales & Marketing Division Region III PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Pihak manufaktur tetap mempertahankan keunikan ini disebabkan beberapa hal dan alasannya sepele.

(Baca Juga: Mitsubishi L300 Update Harga Per Agustus 2019, Tawarkan 3 Varian, Cicilan Mulai Rp 4 Jutaan)

Posisi persneling di lingkar merah
Yogieza
Posisi persneling di lingkar merah

"Masukan dari pengguna. Mereka meminta agar tetap dipertahankan model perseneling ini," papar Ilham.

Dengan posisi tersebut area kabin lebih lapang karena jok bisa dibuat seperti menyambung antara sopir dan penumpang.

"Sehingga memuat 2 penumpang dan 1 pengemudi," bilang Ilham.

Henry Katio, owner PT Sardana Indah Berlian Motor, dealer Mitsubishi Sumatera Utara mengungkapkan alasan unik lainnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa