Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mitsubishi Kuda Ala ‘Mad Max’, Kaki Jangkung, Di Atap Ada Panel Surya

Rendy Surya - Kamis, 9 Januari 2020 | 11:30 WIB
Mitsubishi Kuda Ala ‘Mad Max’, Kaki Jangkung, Di Atap Ada Panel Surya
Rendy
Mitsubishi Kuda Ala ‘Mad Max’, Kaki Jangkung, Di Atap Ada Panel Surya

Otomotifnet.com - Peter Jacob, pemilik bengkel modifikasi Jacobson terkenal bikin gaya modifikasi yang unik, Mitsubishi Kuda GLS 1999 ini salah satu karyanya.

Mobil operasional, buat wara-wiri, tapi gayanya dibikin nyeleneh. Sosok Mitsubishi Kudanya ia bikin lebih ‘liar’.

“Konsepnya ala film Mad Max dengan efek bodi karat. Padahal bukan karat beneran loh," kekeh Peter.

Bodi mobil aslinya warna silver, namun oleh Peter diberi efek karat atau rusty dengan memberikan semburat warna coklat candy tone di bagian-bagian nat atau lekukan.

Bodi mobil aslinya warna silver, namun oleh Peter diberi efek karat atau rusty
Bodi mobil aslinya warna silver, namun oleh Peter diberi efek karat atau rusty

Efek yang didapat, di bagian nat atau lekukan terkesan catnya tipis dan memudar, terlihat besi yang karat. Padahal hanya efek saja.

Kadung nyeleh, soal kaki-kaki juga dibikin tak biasa. Spakbor dicoak, dibuat lingkar yang lebih besar, biasa disebut radius.

Kini lingkar fender ukurannya lebih besar 6 cm.

Lantas kemudian ia jejalkan ban tapak kasar Simex Jungle Trekker ukuran gambot M/T 34 inci, yang membalut pelek copotan Mercedes-Benz SLK. Jadinya terlihat makin sangar.

Agar terlihat jangkung, pernya diganjal karet 2,5 cm. Biar tidak terlalu limbung, dipasangkan beberapa stabilizer.

Sokbreker keempat roda dipercayakan merek Koni.

Suspensi belakang yang menggunakan per daun, ditambahi konstruksi arm tambahan dengan per keong.

"Per keong bikin bodi lebih tinggi, tapi lebih empuk," katanya. Wow!

ban tapak kasar Simex Jungle Trekker ukuran gambot M/T 34 inci, yang membalut pelek copotan Mercedes-Benz SLK. Jadinya terlihat makin sangar
Rendy
ban tapak kasar Simex Jungle Trekker ukuran gambot M/T 34 inci, yang membalut pelek copotan Mercedes-Benz SLK. Jadinya terlihat makin sangar

"Supaya enggak gampang oleng, wheel tread atau jarak pijaknya juga dibikin lebar dengan tambahan adaptor 5 cm," kata Peter.

Sistem pengeremannya masih standar namun piringan rem depan dibikin model slot.

Bagian mesin juga kena ubahan.

"Mesin di-porting polish, setang piston dibikin lubang agar lebih enteng, putaran mesin dibikin naik jadi 5.500 rpm," terang Peter.

Agar terlihat jangkung, pernya diganjal karet 2,5 cm. Biar tidak terlalu limbung, dipasangkan beberapa stabilizer.
Rendy
Agar terlihat jangkung, pernya diganjal karet 2,5 cm. Biar tidak terlalu limbung, dipasangkan beberapa stabilizer.

Ubahan di mesin dioptimalkan agar lebih gesit walau menggunakan ban gambot.

Bagian perwajahan depan dibikin sangar. Bumper custom, dengan coakan untuk cover lampu.

Kap mesin dilubangi dan ada tambahan lampu LED di bagian bawah headlamp.

Agar terlihat jangkung, pernya diganjal karet 2,5 cm. Biar tidak terlalu limbung, dipasangkan beberapa stabilizer.
Rendy
Agar terlihat jangkung, pernya diganjal karet 2,5 cm. Biar tidak terlalu limbung, dipasangkan beberapa stabilizer.

Panel Surya

Salah satu hal unik lainnya ada di bagian atapnya. Ada lempengan panel surya yang dipasangkan di bagian atapnya.

Panel surya ini mengubah energi matahari menjadi listrik. Listrik kemudian disimpan dalam aki.

"Tegangannya langsung 12 volt, ada charge controller juga, menjaga agar aki tidak kelebihan (over charger) dan kehabisan tegangan (under charger) dengan begitu maka umur dari battery bertambah lama," jelas Peter.

Karena mesin sudah kompresi tinggi, suara mesin agak berisik, asap lebih hitam, makanya dibikin pipa ke atas," kekehnya.

Interior

Lantaran mobil operasional untuk bawa perlengkapan bengkel, kabin belakang dibiarkan kosong.

Di bagian depan, setir diganti pakai punya Mitsubishi Galant ‘Lele’, lantas joknya dipakai milik Mitsubishi Outlander.

Di bagian penumpang, ada tambahan panel penutup dasbor kiri yang menggunakan copotan dari Toyota Starlet.

Ada yang unik di bagian kabin. Memanfaatkan barang bekas, casing handycam underwater, dilubangi jadi cup holder.

setir diganti pakai punya Mitsubishi Galant ‘Lele’
Rendy
setir diganti pakai punya Mitsubishi Galant ‘Lele’

Beberapa peranti audio, ditaruh di posisi yang tak biasa. tweeter dipasang di pintu, power amplifier dipasang di plafon.

“Karena mesinnya berisik, posisi sumber suara lebih didekatkan ke telinga,” kekeh Peter.

Joknya dipakai milik Mitsubishi Outlander
Rendy
Joknya dipakai milik Mitsubishi Outlander

 

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa