Tuas Transmisi Matik Disarankan Ada di Posisi N Saat Berhenti, Antisipasi Hal Ini!

Ignatius Ferdian - Rabu, 15 Januari 2020 | 18:10 WIB
Tuas Transmisi Otomatis Toyota Calya
Radityo Herdianto
Tuas Transmisi Otomatis Toyota Calya

Otomotifnet.com - Banyak yang masih kebingungan apakah mobil bertransmisi matik akan cepat rusak kalau sering pindah ke N saat sedang berhenti.

Menurut pihak bengkel spesialis, baik dalam posisi tuas matik di D atau N saat berhenti tidak akan menyebabkan kerusakan komponen transmisi.

Namun untuk pertimbangan tertentu, sebaiknya tuas transmisi matik dipindahkan ke N saat berhenti.

"Karena menyangkut keselamatan berkendara, tuas transmisi matik di D saat berhenti berpotensi menyebabkan kecelakaan," ungkap Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic.

(Baca Juga: Radiator Coolant Beda Merek Dicampur, Bolehkah? Ini Penjelasan!)

Ketika mobil dalam posisi diam dengan tuas transmisi matik di D, pengemudi harus menahan laju mobil dengan menekan pedal rem.

Menekan pedal rem memerlukan tenaga, bila dalam waktu lama secara tidak sadar atau tidak sengaja pedal rem bisa saja terlepas.

Dampaknya, kalau pengemudi tidak cepat tanggap bisa saja akan menabrak kendaraan lain atau sesuatu di depan mobil yang cukup berbahaya.

"Selain itu menekan pedal rem terlalu lama juga malah membuat pengemudi tidak nyaman, kaki lebih cepat pegal," ujar Hermas.

(Baca Juga: ECU Mobil Kebanjiran Tak Semuanya Rusak, Masih Selamat Asal Cepat)

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa