Kapan Ganti Radiator Coolant, Kalau Pakai Jenis Ini Bisa 4-5 Tahun?

Andhika Arthawijaya - Sabtu, 6 Juni 2020 | 20:30 WIB
Ilustrasi pengisian radiator coolant.
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi pengisian radiator coolant.

Otomotifnet.com - Radiator bermasalah memang menyebalkan, sebab bisa menyebabkan mesin overheat, bahkan macet.

Nah, masalah yang sering terjadi pada radiator, yaitu mengendapkan kotoran dalam saluran air di radiator.

Sehingga membuat sirkulasi cairan pendinginnya jadi tidak lancar.

Tapi tahu kah sobat dari mana datangnya kotoran dalam saluran radiator? Padahal saluran radiator kan tertutup rapat.

Baca Juga: Selain Karat, Ini Potensi Yang Dihadapi Jika Tanpa Radiator Coolant

Sebenarnya, kotoran yang ada dalam saluran radiator tersebut umumnya bersumber dari karat yang terjadi pada komponen berbahan logam yang dilewati cairan radiator.

Karat tersebut dipicu oleh pemakaian cairan radiator yang tidak memiliki kemampuan mencegah karat.

O iya, Otomotifnet.com pernah menguji beberapa macam cairan (selain radiator coolant) yang sering digunakan pada radiator.

Mulai dari air keran, air mineral, air sulingan AC, hingga air aki isi ulang yang katanya bagus buat radiator.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa