Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Toyota Harrier Bakal Diboyong, Cek Kelistrikan Interior, Mesin Wajib Dites Jalan

Ignatius Ferdian,Harun Rasyid - Senin, 6 Juli 2020 | 13:00 WIB
Toyota Harrier generasi ke-2
Harun/GridOto.com
Toyota Harrier generasi ke-2

Otomotifnet.com - Toyota Harrier generasi ke-2 memang bisa jadi salah satu pilihan SUV premium dengan harga yang bisa dibilang terjangkau.

Tepatnya bisa diboyong dengan harga Rp 80 jutaan sampai Rp 300 jutaan.

Selain desain dan fiturnya yang masih terbilang keren, Toyota Harrier juga menawarkan kenyamanan istimewa.

"Untuk mobil berusia 10 tahun lebih, Harrier kenyamanannya masih jauh di atas SUV terbaru kayak Toyota Fortuner atau Mitsubishi Pajero Sport. Perawatan juga enggak susah karena basik mesinnya sama kayak Camry dan Alphard," ujar David Lesmana, Owner bengkel spesialis Toyota, Dunia Usaha Motor (DUM) di Tangerang (3/7/2020).

Baca Juga: Transmisi Otomatis Toyota Rush Ngejedug Saat Pindah Gigi, Ini Penyebabnya!

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berburu Toyota Harrier incaran di showroom mobil bekas.

"Pertama kelistrikan interior harus fungsi semua, karena biaya buat perbaikan berbagai fitur di interior itu mahal," ungkap David.

"Fitur interior yang berfungsi secara elektris ini misalnya switch power window, electric seat, fitur di bagian dashboard dan berbagai tombol harus fungsi semua. Soalnya benerin electric seat bisa puluhan juta Rupiah," sebutnya lagi.

Selain itu, calon pemilik kembaran Lexus RX 350 ini juga harus jeli mengecek bagian mesinnya.

Baca Juga: Toyota Hilux Double Cabin Diboyong, Ini Harga Part Fast Moving, Dijual Mulai Rp 40 Ribuan

"Di bagian mesin harus dilihat, jangan sampai ada kerak oli atau ada oli yang rembes dari mesinnya. Walaupun Harrier ini jarang ada masalah di bagian ini, terkenal badak lah mesinnya," kata David.

David menerangkan, pembeli juga wajib mengetes jalan mobil incarannya sebelum deal dengan penjual.

"Jangan lupa tes jalan dulu sebelum beli, di situ bisa dirasakan mesin dan kaki-kakinya masih enak di ajak jalan atau tidak. Bagian transmisi juga harus dirasakan apakah smooth atau tidak perpindahan gigi maticnya, takutnya pemilik sebelumnya kurang rajin ganti atau kuras oli matic," tutupnya.

 

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa