Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mitsubishi Perkirakan Rugi Dua Tahun ke Depan, Produksi Pajero Akan Distop, Imbas Covid-19

Ignatius Ferdian,Ruditya Yogi Wardana - Selasa, 28 Juli 2020 | 20:55 WIB
Mitsubishi Pajero
Dok. Auto Bild Indonesia
Mitsubishi Pajero

Otomotifnet.com - Mitsubishi Motor Corporation memperkirakan perusahaannya bakal rugi selama dua tahun kedepan dikarenakan penurunan penjualan.

Dilansir dari Reuters.com, pabrikan berlogo tiga berlian ini memperkirakan akan merugi sebesar 140 miliar yen atau sekitar Rp 19,3 triliun hingga Maret 2021 mendatang (kurs 1 yen = Rp 138, 28 Juli 2020).

Bisa dibilang, berdasar perkiraan tersebut Mitsubishi akan mengalami kerugian terbesar dalam 18 tahun terakhir.

Guna mengatasi kerugian selama dua tahun berturut-turut, pihak Mitubishi berencana melakukan pengurangan tenaga kerja pada pabriknya.

Kemudian, pabrikan Jepang ini juga akan menutup sejumlah dealer yang tidak menguntungkan guna motong pengeluaran tetap untuk dua tahun berturut-turut sebesar 20 persen.

"Guna membuka jalan untuk pemulihan (finansial). Prioritas utama para eksekutif saat ini adalah melakukan pengurangan biaya dalam masa krisis ini," ujar Chief Executive Mitsubishi, Takeo Kato.

Pabrikan asal Jepang ini juga akan melakukan salah satu rencana restrukturasi dengan menghentikan pembuatan Mitsubishi Pajero pada tahun depan.

Tak hanya itu, pihak Mitsubishi juga akan menutup pabrik perakitan SUV tersebut yang berada di Jepang.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Kembali Rajai Low MPV, Fitur Tambahan Ini Jadi Penolong

Rencana restrukturisasi tersebut dikatakan akan meningkatkan profit perusahaan hingga 50 miliar yen atau setara dengan Rp 6,9 triliun pada periode 2022-2023.

Mengandalkan langkah tersebut, akan ada peningkatan keuntungan perusahaan hingga 2,3 persen dari yang semula -9,5 persen.

Apalagi ditambah pihak Mitsubishi yang tidak melakukan pembagian hasil laba penjualan di 2020 yang tentunya akan menghemat banyak pengeluaran.

Sedikit informasi, pada kuartal pertama 2020, Mitsubishi harus menelan pil pahit dengan merugi hingga 53,3 miliar yen atau Rp 7,3 triliun.

Tak hanya itu, penjualan pada periode April-Juni 2020 juga hanya di angka 127.000 unit, kurang lebih turun 50 persen apabila dibandingkan dengan 2019.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa