Suzuki Thunder 250 Rawan di Karet Kopling, Gejala Rusak Sulit Diketahui, Terlambat Ditangani Habis Rp 8 Juta

Irsyaad Wijaya,Muhammad Rizqi Pradana - Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:10 WIB
ilustrasi Suzuki Thunder 250 Bekas
Wisnu/GridOto.com
ilustrasi Suzuki Thunder 250 Bekas

Otomotifnet.com - Masuk ketagori motor lawas, Suzuki Thunder 250 pasti tak luput dari beberapa penyakit.

Salah satunya adalah karet kopling yang rawan pecah dan menghambat jalur oli untuk naik ke head mesin.

Celakanya lagi, banyak pengguna Suzuki Thunder 250 yang tak menyadari gejala awal kerusakan tersebut.

"Karena kalau mereka ngintip lewat kaca di bak oli kelihatannya masih penuh," ujar Welly, owner bengkel spesialis Suzuki 250 cc up, Karisma Motor, (17/10/20).

Suzuki Thunder 250 Cc Dibilang Lahir di Waktu Yang Salah, Kini Jadi Buruan, Ini Alasannya

Meskipun dikenal bandel, karet kopling Suzuki Thunder 250 rawan pecah dan kalau dibiarkan bisa membuat Rp 8 juta melayang.
Pradana/GridOto.com
Meskipun dikenal bandel, karet kopling Suzuki Thunder 250 rawan pecah dan kalau dibiarkan bisa membuat Rp 8 juta melayang.

"Padahal itu oli kelihatan penuh karena gak kemana-mana, dan kalau terlambat ditangani ya bubar itu mesin," imbuhnya.

Jika karet kopling Suzuki Thunder 250 yang pecah terlambat ditangani, akibatnya head mesin akan rusak karena tidak dilumasi.

Maka dari itu, Welly menganjurkan pemilik Suzuki Thunder 250 untuk melakukan pengecekan secara berkala ketika usia karet kopling sudah lebih dari satu tahun.

"Tiga bulan sekali (bak kopling) biasanya kami buka buat ngecek, apakah sudah ada tanda-tanda kerusakan atau belum," ujar Welly.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa