Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mobil Matik Nekat Menerjang Genangan Air, Perhatikan 5 Hal Ini!

Andhika Arthawijaya - Selasa, 16 Februari 2021 | 23:47 WIB
Ilustrasi mobil nekat menerjang banjir
F Yosi/Otomotifnet
Ilustrasi mobil nekat menerjang banjir

Otomotifnet.com - Saat ini intensitas hujan begitu tinggi, sehingga menyebabkan beberapa daerah dilanda banjir.

Situasi seperti ini tentu membuat semua orang harus waspada, termasuk mereka yang sedang mengendarai mobil di kondisi tersebut.

Jika terpaksa harus menghadapi kondisi ini, Anda harus tetap memperhatikan beberapa hal, baik ketika akan berkendara maupun setelah berkendara di tengah banjir. Terutama bagi yang mobilnya mengusung transmisi otomatis.

Nah, berikut adalah cara mengendarai mobil matik saat banjir yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan melaluinya! Kyn

Baca Juga: Geber Mesin Saat Terjang Banjir Justru Bahaya, Risiko Water Hammer Tinggi

1. Pastikan saluran masuk udara tidak terendam air.

Jika saluran masuk udara (air inlet) ini sampai terendam, maka dapat membuat terjadinya water hammer, kondisi dimana air dapat masuk pada ruang pembakaran.

Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil jadi rusak, bisa menguras isi tabungan tuh!

Pastikan ketinggian genangan air tersebut tidak lebih dari setengah roda.

Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.

2. Gunakan gigi paling rendah (L).

Hal ini bertujuan agar kecepatan mobi tetap stabil dan putaran mesin pun akan lebih bertahan.

Selain itu, gas buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga air bisa tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.

3. Melaju secara perlahan dan konstan

Ini akan membantu Anda mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan, seperti adanya lubang besar di jalan yang tentunya dapat membahayakan kendaraan.

"Pastikan ketika melewati banjir gas tetap konstan, menjaga agar mesin tidak sampai mati," ujar Eddie, juragan bengkel spesialis Boss Matic di jalan Palem Puri, Pondok Pucung, Bintaro, Tangsel.

Baca Juga: Konsultasi OTOMOTIF : Rem Kurang Pakem Setelah Terjang Genangan Air

Pastikan gunakan gigi paling rendah saat menerjang genangan air
Dok. OTOMOTIF
Pastikan gunakan gigi paling rendah saat menerjang genangan air

4. Matikan mesin di saat mogok

Ketika genangan air begitu tinggi hingga melewati setengah roda mobil dan membuat mesin mati/mogok, jangan mencoba menghidupkan mesin kembali.

Sebab dapat membuat kerusakan parah pada bagian mesin mobil, sehingga sangat disarankan untuk menghubungi bengkel resmi terdekat.

5. Keringkan rem dengan cara sederhana

Caranya cukup berkendara dengan kecepatan lambat sekitar 5 km/jam. Setelah itu remlah mobil berkali kali secara perlahan dengan kaki kiri.

Tujuannya untuk memastikan bahwa mobil memang masih dalam kondisi yang baik dan kampas rem kering.

Jika dirasa ada yang tidak beres dengan mobil Anda, sebaiknya lakukan pengecekan mobil ke bengkel resmi atau bengkel spesialis terdekat untuk mendapatkan penanganan terbaik.

“Anda dapat melakukan pencegahan dan lebih waspada ketika memang terpaksa harus berkendara pada kondisi banjir," tukas Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Namun dari semua hal tadi, yang harus dipertimbangkan pertama adalah, sebisa mungkin hindari melewati daerah banjir atau genangan air tinggi menggunakan mobil.
Daripada menyesal kemudian, ya kan!

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa