Busi Kotor Boleh Disikat Pakai Sikat Ini, Tapi Kalau Berkerak?

Andhika Arthawijaya - Jumat, 26 Februari 2021 | 23:55 WIB
Meski belum mencapai 20.000 km, jika elektroda busi terlihat aus atau sudah terlalu banyak deposit, segera ganti baru
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Meski belum mencapai 20.000 km, jika elektroda busi terlihat aus atau sudah terlalu banyak deposit, segera ganti baru

Otomotifnet.com – Sering kita jumpai saat melepas busi yang sudah lama dipakai, yaitu bagian electrodanya mulai terlihat kotor.

Yang jadi pertanyaan, boleh kah kotoran tersebut dibersihkan dengan cara disikat?

“Kalau hanya kotor saja, boleh disikat, tapi cukup pakai sikat gigi,” bilang Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia.

Jangan menggunakan sikat kawat apalagi ampelas, karena dapat merusakan material elekttroda businya.

Baca Juga: Mobil Dengan Rasio Kompresi Mesin Tinggi, Haram Pakai Busi Nickel?

Sebab jika elektroda busi sampai terkikis akibat menggunakan berda keras atau ampelas saat membersihkannya, akan mempengaruhi kinerja busi dalam menghasilkan percikan listrik untuk proses pembakaran di ruang bakar.

Lantas bagaiamana bila kotornya elektroda busi akibat sisa pembakaran atau deposit?

“Deposit atau kerak ini sifatnya menyatu dengan logam, kalau sudah terlalu parah depositnya, sebaiknya ganti busi baru,” saran Diko.

Karena deposi yang sudah membandel tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi. Dan jika busi sudah ditumpuki banyak deposit, kinerjanya kata Diko pasti akan menurun.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa