CB150R Pakai Pelek CBR250R, Tampil Lebih Padat, Jelmaan CBR250R Naked?

Fariz Ibrahim - Kamis, 22 Juli 2021 | 13:30 WIB
Modifikasi All New CB150R Streetfire berkaki-kaki CBR250RR garapan 902 Garage
Fariz/otomotifnet.com
Modifikasi All New CB150R Streetfire berkaki-kaki CBR250RR garapan 902 Garage

 

Otomotifnet.com - Versi modifikasi dari All New Honda CB150R StreetFire yang disuguhkan PT Astra Honda Motor (AHM) saat launching, ternyata memikat Hadiman Hardjono.

Untuk itu All New CB150R miliknya langsung diserahkan pada 902 Garage untuk dirombak.

Fokus tentu pada area kaki-kaki, yang sebagian besar menggunakan milik CBR250RR. Mulai dari pelek depan, cakram, sampai pelek belakang lengkap dengan swing arm.

Upside down (USD) tetap bawaan CB150R. Tapi karena as roda CB150R lebih kecil, jadi lubang pelek CBR250RR harus dibuat bushing yang seukuran as roda CB150R. Braket kaliper juga baru, karena cakram CB150R cuma 275 mm, kalau CBR250RR 310 mm,” jelas Yusa Firdaus dari 902 Garage.

Pemasangan pelek CBR250RR perlu bikin bushing untuk as roda sekalian braket kaliper
Fariz/otomotifnet.com
Pemasangan pelek CBR250RR perlu bikin bushing untuk as roda sekalian braket kaliper

Baca Juga: Biaya Tanam Proyektor Fortuner VRZ ke Mata CB150R Streetfire

Pangkal swing arm CBR250RR sisi kiri kena papas 5 mm agar masuk ke rangka CB150R
Fariz/otomotifnet.com
Pangkal swing arm CBR250RR sisi kiri kena papas 5 mm agar masuk ke rangka CB150R

Pengerjaan yang butuh usaha lebih ada saat pemasangan swing arm, karena perlu memangkas pangkal swing arm. “Papas pangkal swing arm sisi kiri 5 mm, gear set ganti tipe 520, dan ganti bushing arm.”

“Sisanya roda belakang dan satu set pengereman tinggal pasang aja,” rinci Yusa yang bengkelnya ada di bilangan Rawa Bebek, Bekasi.

Pro-link CBR250RR dikombinasi dengan monosok bawaan CB150R, tingginya pas
Fariz/otomotifnet.com
Pro-link CBR250RR dikombinasi dengan monosok bawaan CB150R, tingginya pas

Peredaman pakai kombinasi monosok bawaan CB150R dengan pro-link CBR250RR. “Kalau pake monosok CBR250RR jadi ketinggian,” urai Yusa yang mematok paket Rp 12 juta untuk semua part tersebut berikut jasa pasang.

Bagian lain yang diubah knalpot, menggunakan silencer CBR250RR yang khas dengan 2 lubang pembuangan.

Silencer knalpot CBR250RR tersambung dengan leher bawaan CB150R, bikin tampilan lebih padat
Fariz/otomotifnet.com
Silencer knalpot CBR250RR tersambung dengan leher bawaan CB150R, bikin tampilan lebih padat

Baca Juga: Test Dyno CB150R Lawan V-Ixion, MT-15 dan GSX-S150, Siapa Juara?

Buritan terlihat lebih sporty berkat penggunaan fender eliminator
Fariz/otomotifnet.com
Buritan terlihat lebih sporty berkat penggunaan fender eliminator


Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa