Biar Hemat, Semua PNS di Jabar Diminta Gunakan Mobil Listrik Untuk Kendaraan Dinas

Ferdian - Selasa, 7 Desember 2021 | 18:30 WIB
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum atau lebih akrab disapa Kang Uu pakai Hyundai IONIQ Electric sebagai kendaraan dinasnya.
Tribunjabar.id
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum atau lebih akrab disapa Kang Uu pakai Hyundai IONIQ Electric sebagai kendaraan dinasnya.

Otomotifnet.com - Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jawa Barat diminta Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum untuk beralih memakai mobil listrik untuk kendaraan dinasnya.

Diketahui, sampai sat ini kendaraan dinas mobil listrik baru dipakai Gubernur dan Wakil Gubernur serta Sekretaris Daerah Jawa Barat.

Semua unit mobil pengawal pejabat Provinsi Jawa Barat pun telah memakai mobil listrik selama ini.

"Sekarang baru mobil dinas listrik dipakai oleh gubernur, wakil gubernur dan sekda Jabar. Nantinya akan kita minta semua kepala daerah di Jabar pakai mobil listrik, para ketua DPRD dan semua PNS di Jabar pakai mobil listrik untuk kendaraan dinasnya," jelas Uu (7/12/2021).

Uu menuturkan, selama ini terdapat sekolah menengah kejuruan (SMK) di kampung halamannya Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, berhasil membuat prototipe mobil listrik.

Hal ini merupakan kemajuan dan mendukung langkah Provinsi Jawa Barat untuk mengalihkan kendaraan dinas di seluruh daerahnya memakai kendaraan dinas berdaya listrik.

"Ucapan terima kasih kepada sekolah di Jawa Barat, salah satunya adalah SMKN Manonjaya yang sudah mengerti isyarat pimpinan provinsi Jawa Barat Gubernur Ridwan Kamil. Yaitu ingin masyarakat Jawa Barat beralih dari kendaraan BBM ke kendaraan berenergi listrik," tambah Uu.

Baca Juga: Ngakak, Deddy Corbuzier Jajal Renault Twizy, Sebut Berasa Naik Odong-odong

Dengan demikian, nantinya hasil prototipe kendaraan listrik di seluruh SMK Jabar akan mempercepat program peralihan kendaraan dinas konvensional bensin ke energi listrik. Pasalnya, kendaraan dinas listrik nantinya akan lebih hemat hampir 450 persen bahan bakarnya dibanding dengan mobil konvensional.

"Saya ke Tasikmalaya dari Bandung pakai kendaraan dinas bensin harus habis Rp 500.000 untuk BBM-nya sekali berangkat. Saya pakai kendaraan dinas listrik hanya Rp 40.000 cas mobilnya itu bisa dipakai jarak sampai 500 kilometer atau 4 bolak balik Bandung-Tasikmalaya. Lebih hemat sampai Rp 450.000 selama ini," tambah Uu.

Uu merasakan memakai mobil listrik selama ini sangat irit dan belum diketahui oleh masyarakat umum.

Padahal, mobil listrik itu sangat berbiaya murah dalam pengisian bahan bakar dan lebih praktis.

Bertahap ganti mobil dinas pejabat di Jabar ke mobil listrik Tapi, nantinya peralihan kendaraan dinas seluruh pejabat di Jabar akan bertahap karena memerlukan waktu mengganti mobil kendaraan dinas bensin ke listrik.


Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa