Otomotifnet.com - Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa cairan radiator (coolant) hadir dalam berbagai warna mencolok seperti hijau, merah muda, kuning, hingga biru?
Banyak pengendara menganggap perbedaan warna ini menunjukkan tingkat kualitas tertentu.
Namun, faktanya jauh lebih sederhana dan praktis dari yang kita duga.
Arti Dibalik Warna Radiator Bagi Kesehatan Mesin
Berikut adalah beberapa arti dari warna coolant bagi kesehatan mesin mobil:
1. Fungsi Utama: Identifikasi Kebocoran secara Cepat
Salah satu alasan utama pemberian warna cerah pada coolant adalah sebagai alat diagnosis.
Karena komponen mesin memiliki berbagai jenis cairan (seperti oli mesin yang berwarna cokelat/hitam atau minyak rem), warna mencolok pada air radiator membantu pemilik kendaraan untuk:
Mendeteksi Kebocoran: Jika kalian melihat tetesan cairan berwarna terang di lantai garasi, kalian bisa langsung memastikan bahwa sistem pendinginlah yang bermasalah, bukan kebocoran oli.
Keamanan Mesin: Mengingat peran radiator sangat vital dalam mencegah overheating, deteksi dini melalui warna ini dapat menyelamatkan mesin dari kerusakan fatal.
2. Identitas Pabrikan dan Pembeda Cairan
Selain sebagai penanda kebocoran, warna berfungsi sebagai identitas visual bagi produsen kendaraan.
Selain itu, warna cerah memastikan bahwa air radiator tidak tertukar dengan air mineral biasa atau cairan kimia lainnya yang dapat merusak sistem pendingin jika salah dimasukkan.
3. Meluruskan Mitos: Semua Warna Punya Fungsi yang Sama
Penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami bahwa warna tidak menentukan kualitas atau performa air radiator.
Baca Juga: Kenali Pemicu Utama Radiator Mobil Bekas Berkarat, Ini Penyebabnya
Baca Juga: Hindari Cover Radiator Model Begini Bisa Bikin Mesin Overheat
Baca Juga: Kapan Waktu Yang Pas Buat Flushing Air Radiator, Ini Tanda-tandanya
Baca Juga: Ini Bahaya Air Radiator Mobil Yang Dicampur-campur, Cek Faktanya
Hanya Pewarna
Warna-warni tersebut hanyalah zat pewarna (dye) tambahan.
Cairan radiator berwarna hijau tidak secara otomatis lebih dingin daripada yang berwarna merah.
Kualitas Tetap Sama
Secara fungsional, semua jenis coolant memiliki tujuan dasar yang serupa, yaitu menjaga suhu mesin tetap stabil.
Kualitas sebuah coolant ditentukan oleh kandungan kimianya (seperti etilen glikol dan zat anti-korosi), bukan dari pigmen warnanya.
Jangan terjebak pada mitos warna spesial.
Pilihlah cairan radiator yang sesuai dengan spesifikasi buku manual kendaraan kalian, dan manfaatkan warna mencoloknya untuk memantau jika terjadi kebocoran pada sistem pendingin.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR