Otomotifnet.com - Berkendara di bawah guyuran hujan lebat bukan hanya soal menyalakan wiper.
Mobil modern sebenarnya telah dibekali dengan berbagai teknologi mutakhir yang dirancang khusus untuk menjaga stabilitas dan keselamatan kalian.
Sayangnya, masih banyak pengemudi yang belum memahami fungsi maksimal dari fitur-fitur tersebut.
Mari kita bedah empat fitur utama yang wajib kalian pahami agar tetap aman di jalanan yang licin:
1. Defogger: Pengusir Embun untuk Pandangan yang Jernih
Saat hujan, perbedaan suhu antara kabin yang dingin dan udara luar yang lembap sering kali memicu munculnya embun pada kaca.
Hal ini sangat berbahaya karena menghalangi visibilitas ke segala arah.
Cara Kerja
Fitur defogger (biasanya berupa kawat tipis di kaca belakang) akan memanaskan permukaan kaca untuk menghilangkan embun dengan cepat.
Pastikan fitur ini aktif agar kalian tetap memiliki pandangan yang jelas ke area belakang dan samping.
2. Anti-lock Braking System (ABS): Cegah Ban Mengunci di Jalan Licin
Mengerem mendadak di atas permukaan basah adalah tantangan besar karena risiko ban selip atau terkunci.
Cara Kerja: Sensor ABS akan mendeteksi jika ada roda yang hampir mengunci.
Sistem kemudian akan memompa rem secara otomatis dengan sangat cepat agar roda tetap bisa berputar sambil terus melambat.
Hasilnya, mobil tetap dapat diarahkan dan jarak pengereman menjadi lebih pendek dibandingkan mobil tanpa teknologi ABS.
Baca Juga: Kawasaki Z900RS Series 2026 Masuk Indonesia, Tetap Retro dengan Fitur Lebih Modern
Baca Juga: Fitur ISS Toyota Rush GR Suka Tidak Fungsi
Baca Juga: Cara Aktifkan Fitur Anti Maling Honda BeAT 2024 Tanpa Remot, Baru Tahu
Baca Juga: Honda Genio 2026 Rilis, Ini Daftar Fitur yang Dibuat untuk Mobilitas Harian
3. Kontrol Traksi (Traction Control): Kendali Penuh Saat Akselerasi
Jalanan basah secara otomatis mengurangi daya cengkeram (traksi) ban ke aspal.
Tanpa kontrol traksi, mobil berisiko mengalami spin atau selip saat kalian menekan gas.
Cara Kerja: Jika sistem mendeteksi ada roda yang berputar lebih cepat (selip), komputer akan secara otomatis mengurangi tenaga mesin atau mengaktifkan rem pada roda tersebut.
Ini memastikan ban tetap mendapatkan cengkeraman maksimal ke jalan.
4. Electronic Stability Programme (ESP/ESC): Penjaga Stabilitas di Tikungan
ESP merupakan tingkatan lebih lanjut dari kontrol traksi.
Fitur ini bertugas menjaga mobil tetap pada jalurnya, terutama saat manuver mendadak atau melewati tikungan licin.
Cara Kerja: Dengan bantuan berbagai sensor yang memantau pergerakan bodi dan arah setir, ESP akan mendeteksi jika mobil mulai kehilangan kendali (seperti gejala understeer atau oversteer).
Sistem akan secara otomatis mendistribusikan tekanan rem yang berbeda-beda pada setiap roda agar posisi mobil kembali stabil sesuai arah kemudi kalian.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR