Ototmotifnet.com - Tidak sedikit motor dan mobil yang terendam air saat banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Jika harus melewati banjir naik motor matic, perhatikan ketinggian air agar tidak mogok.
Air yang terlalu tinggi akan masuk ke dalam knalpot, busi sampai celah-celah mesin.
Tidak heran jika banjir nekat diterobos, mesin motor bisa mendadak mati.
Batas aman lewati banjir pakai motor matic ini harus diketahui para pengguna motor.
Para pengguna motor matic disarankan jangan nekat menerobos banjir apalagi kalau genangan air sudah terlihat cukup tinggi.
"Jika ketinggian airnya melebihi dari box filter udara lebih baik jangan diterobos," ucap Arya Setiawan owner bengkel Inti Motor di Jalan Raya Serpong No.15, Tangerang, melansir GridOto.com.
"Karena air masuk ke mesin itu pasti asalnya terisap dari box filter udara," yakin Arya yang memang sering menangani motor kebanjiran.
Air yang masuk dalam jumlah besar apalagi kalau kalian memaksa menerobos banjir akan mengakibatkan efek water hammer.
"Setang piston bisa bengkok efek water hammer karena air yang masuk ke mesin ikut terkompresi dan membuat tekanan besar ke piston dan setang piston," lanjut Arya.
Makanya, saat mau menerobos banjir atau genangan pakai motor matic batas maksimal ketinggian airnya tidak boleh menyentuh box filter udara di motor.
Kalau sudah lebih dari itu jangan dipaksa, karena perbaikan akibat water hammer ini mahal dan bisa tembus jutaan rupiah.
"Jadi sebaiknya dihindari atau bijaknya kita cari jalan lain," tutupnya.
Ingat, air yang masuk ke dalam mesin juga akan membuat mesin motor mati mendadak dan tidak bisa dihidupkan.
Baca Juga: Sebelum Beli Mobil Seken, Cek 2 Ciri Ini, Tanda Pernah Kelelep Banjir
Baca Juga: Apakah Busi Motor Bisa Kadaluwarsa? Gini Jawaban NGK Busi Indonesia
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR