Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Awas, Telat Ganti Oli Yamaha NMAX Bisa Bikin Komponen Mesin Ini Rontok

Konten Grid - Senin, 2 Februari 2026 | 19:00 WIB
Noken As Yamaha NMAX
Isal/GridOto.com
Noken As Yamaha NMAX

Otomotifnet.com - Bagi pemilik Yamaha NMAX, kedisiplinan dalam mengganti oli mesin bukan sekadar rutinitas, melainkan kunci umur panjang komponen mesin.

Salah satu komponen yang paling terancam jika Anda sering mengabaikan jadwal penggantian oli adalah bearing noken as (kem).

Komponen ini memerlukan pelumasan maksimal untuk meredam gesekan saat mesin bekerja pada putaran tinggi.

Berikut adalah risiko dan cara mendeteksi kerusakannya:

1. Mengapa Bearing Noken As Bisa "Jebol"?

Penyebab utama kerusakan bearing noken as adalah penurunan kualitas pelumas.

Seiring berjalannya waktu, kandungan aditif dalam oli akan pecah, sehingga kemampuan proteksinya hilang.

Oli yang sudah lewat masa pakainya tidak lagi mampu melapisi logam dengan sempurna, yang memicu panas berlebih dan keausan dini pada bola baja (race ball) di dalam bearing.

2. Gejala Awal: Suara Mesin Mulai Berubah

Anda bisa mendeteksi kerusakan ini lebih dini melalui indra pendengaran.

Gejala awal bearing yang mulai aus biasanya ditandai dengan:

Suara "Tek-Tek": Bunyi ini sering kali mirip dengan kerusakan tensioner (tonjokan keteng), namun sumber suaranya berada di area head silinder.

Sensasi "Gredeg": Jika komponen dilepas dan diputar secara manual, putaran bearing terasa tidak mulus atau terasa ada hambatan kasar (gredeg).

Baca Juga: Ganti Klep Yamaha NMAX Pakai Motor Ini, Dijamin Performa Naik

Baca Juga: Bahaya Knalpot Yamaha NMAX Semburkan Air Tanda Kebocoran di Sini

Baca Juga: Ciri-ciri Tensioner Yamaha NMAX Bekas Mulai Lemah, Harap Perhatikan

Baca Juga: Awas Ketipu, Ini Perbedaan Kampas Ganda Yamaha NMAX Baru dan Lama

3. Bahaya Laten Jika Dibiarkan

Mengabaikan suara kasar pada mesin adalah kesalahan fatal.

Jika bearing noken as pecah di dalam, butiran bola baja (race ball) dapat rontok dan masuk ke ruang mesin.

Hal ini bisa memicu efek domino, merusak komponen internal lainnya, dan berujung pada biaya turun mesin yang sangat mahal.

4. Cara Mudah Mengetahui Kondisi Oli

Mendeteksi kapan oli harus segera diganti sebenarnya cukup sederhana tanpa harus menunggu mesin berbunyi:

Perubahan Warna:

Pantau melalui dipstick atau lubang intip oli.

Jika warna cairan sudah berubah menjadi gelap pekat atau cenderung hitam, itu adalah tanda kualitas pelumas sudah habis.

Penyusutan Volume:

Akibat panas dan penguapan selama pemakaian, volume oli pasti akan berkurang.

Jangan biarkan mesin bekerja dengan kapasitas oli di bawah batas minimal, karena akan mempercepat kerusakan komponen vital.

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa