Kendalanya, mendeteksi hal ini diperlukan pengendara yang peka mengenai karakter sokbreker yang terpasang di motor.
“Intinya saat oli sokbreker sudah jelek, bantingan bakal terasa lebih empuk atau keras dibanding kondisi normal,” jelasnya.
Namun buat kalian yang sulit membedakan hal diatas, mudahnya bisa berpatokan pada jarak tempuh atau durasi pemakaian sokbreker.
Dalam kondisi normal, masa pakai oli sokbreker bisa tembus hingga sekitar 30 ribu kilometer atau 3-4 tahun.
“Kalau sering dipakai melalui jalanan rusak atau medan beragam, bisa ganti oli sokbreker setiap 1 atau 2 tahun sekali,” terang Pak De.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR