Otomotifnet.com - Bagi para pengendara sepeda motor, melintasi garis marka jalan saat cuaca mendung atau hujan sering kali menjadi momen yang menegangkan.
Fenomena roda yang selip atau tergelincir di atas garis putih ini bukan sekadar perasaan belaka, melainkan sebuah fakta teknis yang bisa dijelaskan secara ilmiah.
Memahami mengapa area ini menjadi zona berbahaya sangat penting bagi keselamatan berkendara.
Berikut adalah fakta lengkap tentang garis marka jalan:
1. Perbedaan Material
Penyebab utama licinnya marka jalan terletak pada bahan pembuatnya yang berbeda jauh dengan aspal.
-
Aspal: Memiliki tekstur kasar dan berpori. Struktur ini memberikan traksi atau daya cengkeram yang kuat pada ban karena karet ban bisa "menggigit" permukaan jalan. Pori-porinya juga berfungsi mengalirkan air agar tidak menggenang di permukaan.
-
Marka Jalan: Umumnya dibuat dari bahan thermoplastic atau cat khusus yang mengandung campuran resin dan silikon (sesuai standar SNI). Setelah kering, material ini membentuk lapisan yang padat, keras, dan cenderung halus tanpa pori. Karena permukaannya rata, koefisien geseknya jauh lebih rendah dibandingkan aspal, bahkan dalam kondisi kering sekalipun.
2. Efek Lapisan Air
Saat hujan turun, sifat marka yang tidak berpori mencegah air meresap ke bawah.
Hal ini menyebabkan terbentuknya lapisan air tipis di atas garis marka.
Ketika ban motor melintas, terjadi fenomena mirip aquaplaning, di mana ban kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan dan seolah-olah "mengambang" di atas air.
Tanpa daya cengkeram yang memadai, motor menjadi sangat mudah tergelincir saat melakukan manuver atau pengereman.
3. Kandungan Manik-Manik Kaca
Marka jalan modern dirancang agar bisa memantulkan cahaya lampu kendaraan saat malam hari (retroreflektif).
Untuk mencapai efek ini, campuran cat marka diberi butiran manik-manik kaca kecil.
Meski sangat membantu visibilitas, butiran kaca yang berbentuk bulat dan halus ini justru mengurangi gesekan antara ban dan jalan, menambah tingkat kelicinan permukaan.
Baca Juga: Ini Arti Marka Garis Utuh Sampai Ganda Putus-putus
Baca Juga: Marka Putus-putus Sampai Ganda di Jalan Ada Artinya, Jangan Dilanggar
Baca Juga: Sering Dilewatin, Tapi Banyak Yang Enggak Tahu Arti Marka Jalan Ini
Baca Juga: Punya SIM Mesti Tahu Arti Marka Jalan Warna Kuning, Beda Sama Putih
4. Kontaminasi Debu dan Residu Oli
Permukaan marka yang rata menjadikannya tempat menumpuknya debu halus, sisa bahan bakar, dan tetesan oli dari kendaraan lain.
Saat hujan pertama kali turun, zat-zat ini bercampur dengan air dan menciptakan lapisan yang licin menyerupai sabun.
Itulah sebabnya jalanan sering kali terasa jauh lebih berbahaya pada awal hujan dibandingkan saat hujan sudah deras.
| Editor | : | Grid |
| Sumber | : | Oto.com |
KOMENTAR