Otomotifnet.com - Kapan Waktunya Harus Melakukan Spooring Ban Mobil? Bengkel Resmi Kasih Penjelasan Begini.
Spooring ban mobil perlu dilakukan agar kestabilan mobil terjaga saat digunakan.
Kestabilan yang dimaksud adalah kondisi setir lurus stabil enggak lari ke satu sisi kanan atau kiri.
Lantas kapan pengguna atau pemilik mobil harus melakukan spooring ban?
1. Setir Oleng atau Bergerak Sendiri ke Satu Sisi
Jika saat mengemudi dengan kecepatan 40-60 km/jam, setir mobil tidak stabil dan cenderung bergerak sendiri ke kanan atau kiri ketika dilepas, ini menandakan setelan roda sudah tidak pas dan perlu spooring.
2. Setir Lari ke Satu Sisi
Dalam kondisi normal, setir harus tetap lurus dan stabil.
Bila setir tiba-tiba lari ke kanan atau kiri tanpa perintah, berarti setelan roda berubah dan perlu dilakukan spooring.
3. Getaran pada Setir
Jika muncul getaran yang terasa pada bagian setir, terutama saat kecepatan di atas 100 km/jam, ini bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan roda kanan dan kiri.
Saat kondisi ini terjadi, perlu dilakukan balancing roda setelah spooring.
4. Posisi Setir Tidak Sama dengan Posisi Roda
Saat posisi setir dan roda tidak sejajar, spooring dilakukan untuk mengembalikan posisi roda ke posisi ideal melalui pengaturan front wheel alignment.
5. Pemeriksaan Berkala Setiap 3 Bulan
Selain tanda-tanda di atas, pemilik mobil disarankan melakukan pengecekan kaki-kaki mobil, seperti komponen suspensi dan steering (shock breaker, tie rod, ball joint), setiap 3 bulan sekali.
Setelah kondisi komponen normal, spooring dan balancing bisa dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan handling mobil.
Dengan memperhatikan tanda-tanda tersebut dan melakukan pengecekan rutin, pemilik mobil dapat mengetahui kapan saat yang tepat untuk melakukan spooring ban demi menjaga kestabilan dan kenyamanan berkendara.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR