Selain J5 EV dan J8 SHS-P ARDIS, JAECOO juga menghadirkan J7 SHS-P yang mengusung teknologi Super Hybrid System (SHS).
Teknologi tersebut menggabungkan efisiensi kendaraan listrik dengan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, J7 SHS-P mampu menempuh jarak hingga 1.377 kilometer.
Kendaraan ini juga dapat melaju hingga 115 kilometer menggunakan tenaga listrik dengan konsumsi bahan bakar sekitar 35 km per liter.
Melalui simulasi penggunaan mode listrik pada hari kerja dan mesin bensin saat akhir pekan, JAECOO menyebut biaya operasional kendaraan ini berada di kisaran Rp 6,6 juta per tahun. Angka tersebut setara sekitar Rp 543.000 per bulan atau sekitar Rp 18.100 per hari.
Baca Juga: Alasan JAECOO J5 EV Raih Small SUV EV Terbaik di OTOMOTIF Award 2026
Untuk menunjang pengalaman berkendara, J7 SHS-P dibekali Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang dirancang menghasilkan perpindahan tenaga yang lebih halus dan responsif.
Model ini juga dilengkapi fitur intelligent driving seperti kamera 540 derajat dan transparent chassis yang membantu visibilitas kendaraan saat melintasi jalur sempit, tanjakan, maupun berbagai kontur jalan.
Sejalan dengan pertumbuhan pasar NEV di Indonesia, JAECOO juga terus memperluas jaringan dealer dan layanan purna jualnya.
Saat ini JAECOO telah memiliki 35 dealer yang beroperasi di Indonesia dan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 80 dealer hingga akhir 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai lini kendaraan, jaringan dealer, dan layanan JAECOO dapat diakses melalui www.jaecoo.id.
| Editor | : | Yasmin FE |
KOMENTAR