Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+
Advertorial

JAECOO Soroti Capaian J5 EV dan J8 SHS-P ARDIS di Indonesia

Yasmin FE - Kamis, 18 Juni 2026 | 13:36 WIB
JAECOO J8 SHS-P ARDIS menjadi salah satu model yang mencuri perhatian setelah mencatatkan rekor MURI untuk jarak tempuh kendaraan PHEV di Indonesia.
DOK. JAECOO
JAECOO J8 SHS-P ARDIS menjadi salah satu model yang mencuri perhatian setelah mencatatkan rekor MURI untuk jarak tempuh kendaraan PHEV di Indonesia.

Otomotifnet.com – JAECOO menyoroti sejumlah capaian yang diraih lini New Energy Vehicle (NEV) mereka di Indonesia melalui J5 EV dan J8 SHS-P ARDIS.

J5 EV mencatat penjualan retail sebanyak 10.587 unit dan wholesales sebesar 11.006 unit sepanjang Januari hingga April 2026.

Business Unit Director JAECOO Indonesia Jim Ma mengapresiasi antusiasme konsumen Indonesia terhadap lini kendaraan NEV yang dipasarkan JAECOO.

Menurutnya, respons tersebut menunjukkan bahwa konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan efisiensi dan teknologi, tetapi juga kenyamanan serta kemampuan SUV untuk berbagai kebutuhan mobilitas.

"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi perkembangan kendaraan NEV. Kami melihat konsumen Indonesia kini tidak hanya mencari efisiensi dan teknologi, tetapi juga kenyamanan serta kemampuan SUV yang tetap relevan untuk berbagai kondisi jalan," ujar Jim Ma.

J5 EV tawarkan efisiensi untuk mobilitas harian

JAECOO J5 EV menjadi salah satu kontributor penjualan JAECOO di Indonesia sepanjang Januari-April 2026.
DOK. JAECOO
JAECOO J5 EV menjadi salah satu kontributor penjualan JAECOO di Indonesia sepanjang Januari-April 2026.

Terkait spesifikasi, J5 EV hadir sebagai SUV listrik yang dirancang untuk mendukung mobilitas harian dengan efisiensi biaya operasional.

Dengan asumsi tarif listrik sekitar Rp 1.700 per kWh, biaya operasional J5 EV disebut berada di kisaran Rp 290.000 per bulan atau sekitar Rp 9.600 per hari.

Untuk mendukung mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, J5 EV memiliki jarak tempuh hingga 461 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.

Karakter SUV pada model ini turut didukung ground clearance setinggi 200 mm yang diklaim mampu menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari area perkotaan, tanjakan, hingga jalan berbatu ringan.

Baca Juga: JAECOO J5 Model Mobil Listrik Paling Laris Periode Januari-Mei 2026

J8 SHS-P ARDIS andal dalam jarak tempuh

Sementara itu, J8 SHS-P ARDIS memiliki kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik hingga 180 kilometer.

Berdasarkan simulasi penggunaan harian dengan asumsi harga bensin RON 92 sebesar Rp 16.250 per liter dan tarif listrik Rp 1.699 per kWh, biaya operasional kendaraan ini diperkirakan berada di kisaran Rp 8 jutaan per tahun.

Nilai tersebut setara sekitar Rp 670.000 per bulan atau sekitar Rp 22.300 per hari.

Sebagai SUV hybrid premium, J8 SHS-P ARDIS dibekali teknologi penggerak all-wheel drive ARDIS yang mampu mendistribusikan torsi secara real-time untuk membantu menjaga stabilitas dan traksi kendaraan di berbagai kondisi jalan.

Dukungan sembilan mode berkendara turut memberikan pengalaman berkendara yang lebih adaptif, baik saat digunakan di area perkotaan, jalan menanjak, maupun jalur berbatu ringan.

J7 SHS-P lengkapi pilihan SUV Hybrid JAECOO

JAECOO J7 SHS-P dibekali teknologi Super Hybrid System (SHS), kamera 540 derajat, dan fitur transparent chassis.
DOK. JAECOO
JAECOO J7 SHS-P dibekali teknologi Super Hybrid System (SHS), kamera 540 derajat, dan fitur transparent chassis.

Selain J5 EV dan J8 SHS-P ARDIS, JAECOO juga menghadirkan J7 SHS-P yang mengusung teknologi Super Hybrid System (SHS).

Teknologi tersebut menggabungkan efisiensi kendaraan listrik dengan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.

Dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, J7 SHS-P mampu menempuh jarak hingga 1.377 kilometer.

Kendaraan ini juga dapat melaju hingga 115 kilometer menggunakan tenaga listrik dengan konsumsi bahan bakar sekitar 35 km per liter.

Melalui simulasi penggunaan mode listrik pada hari kerja dan mesin bensin saat akhir pekan, JAECOO menyebut biaya operasional kendaraan ini berada di kisaran Rp 6,6 juta per tahun. Angka tersebut setara sekitar Rp 543.000 per bulan atau sekitar Rp 18.100 per hari.

Baca Juga: Alasan JAECOO J5 EV Raih Small SUV EV Terbaik di OTOMOTIF Award 2026

Untuk menunjang pengalaman berkendara, J7 SHS-P dibekali Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang dirancang menghasilkan perpindahan tenaga yang lebih halus dan responsif.

Model ini juga dilengkapi fitur intelligent driving seperti kamera 540 derajat dan transparent chassis yang membantu visibilitas kendaraan saat melintasi jalur sempit, tanjakan, maupun berbagai kontur jalan.

Sejalan dengan pertumbuhan pasar NEV di Indonesia, JAECOO juga terus memperluas jaringan dealer dan layanan purna jualnya.

Saat ini JAECOO telah memiliki 35 dealer yang beroperasi di Indonesia dan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 80 dealer hingga akhir 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai lini kendaraan, jaringan dealer, dan layanan JAECOO dapat diakses melalui www.jaecoo.id.

Editor : Yasmin FE

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa