Honda Tiger, Tunggangan Sang Kontraktor

billy - Sabtu, 26 Januari 2013 | 12:02 WIB

(billy - )


Beginilah ulah seorang bikers, cara dan gaya hidupnya ‘nyeleneh’. Seperti Sodikin yang memodif Honda Tiger kebanggaannya dengan model ‘buntung’ sebagai pelipur rasa kangen. Maklum, kehidupan sehari-harinya doi berprofesi sebagai kontraktor yang kadang lokasi kerjanya nomaden alias berpindah-pindah.

“Kadang kerja sampai keluar pulau Jawa, dan motor ini sebagai salah satu penyebab saya sering pulang,” ungkap pria yang gemar memakai topi ini.

Walaupun pada saat proses pengerjaan sodikin dibantu oleh Ronny sang modifikator sekaligus temannya. Tapi, doi enggak mau ‘terima beres’. “Justru buat saya seninya memodif motor itu pada proses pengerjaannya, dan itu yang bikin semangat kalo pulang,” bilang pria yang juga anggota keluarga Minor Fighter ini.

Proses awalnya, Sodikin yang membuat konsep sebagai acuan bentuk dan model yang diingikan. Setelah dikonsep, Ronny sang juragan Ronny Modificator yang mengeksekusi. Tahap awalnya dengan memotong rangka bagian belakang sampai ke dudukan tangki.

Setelah itu, rangka dibikin ulang menggunakan besi seamless yang tebalnya 1,8 mm dipadukan pelat galvanis setebal 0,8 mm digunakan untuk dudukan jok.

Agar motor terlihat gemuk, tangki aslinya dibalut kondom dengan material dari pelat besi yang tebalnya 0,4 mm. Tangki dibalur hitam dengan kombinasi airbrush motif jilatan api biar tampilan terlihat garang.

Dengan memotong rangka belakang konsep motor buntung sudah terasa. Tapi, biar tampilan motor terlihat gagah dipilih kaki-kaki yang berasal dari limbah moge. Untuk belakang dipilih mono arm milik Triumph Daytona 955i. Pada saat beli lengan ayun tadi satu paket dengan sokbreker yang aplikasi model monoshock.

Nah, pemasangan monosok ini berbeda dengan yang lain. Agar nyaman ketika motor diajak turing dudukan sok belakang posisinya dibikin agak turun. Sehingga jika dilihat tampilannya tidak terlalu ‘nungging’. “Agar bisa turun, dudukan yang terbuat dari bahan pelat baja 5 mm ini posisinya disimpan agak ke bawah,” kata Ronny yang bengkelnya di Jl. Utan Panjang III No 37, Kandang Kambing, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kelar pada kaki-kaki belakang, ubahan menjalar ke depan. Sok depan juga mengandalkan limbah moge milik Suzuki GSX-R750 model upside down.

Dengan tampilannya yang sekarang membuat Sodikin makin sering ingin pulang ke rumah.  Homesick. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Bridgestone BT92F 120/60-17
Ban belakang : Michelin 190/50-17
Knalpot  : Custom
Setang: X-K Bike Design
Ronny Modificator: 0877-8108-7979