Harga Honda Tiger Seken, Tetap Bertahan

billy - Jumat, 8 Juli 2011 | 12:03 WIB

(billy - )


 Honda Tiger banyak peminatnya
Perkembangan motor sport di Tanah Air cukup menggembirakan. Meskipun pasar motor di Indonesia diambil motor jenis matik, Tapi itu tidak gentar produsen yang membuat motor batangan. Seperti Honda Tiger. Saat ini besutan dari Honda ini cukup stabil penjualannya di kalangan pedagang motor bekas (motkas) di seputaran Jakarta, seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.

Mau beli yang baru atau yang bekas sama saja. Tinggal bagaimana cara merawatnya aja. Di pedagang motkas motor yang punya logo Tiger ini harganya tetap stabil dan peminatnya, juga lumayan banyak terutama anak muda. Seperti dialami Andri pemilik showroom motkas Andry Motor di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur .

“Besutan ini memang banyak yang cari. Terutama 1993 sampai 1998. Biasanya yang cari tahun itu anak muda. Katanya sih buat dimodifikasi atau koleksi,” bilang pria ramah ini.

Di Kemayoran juga sama. Keluaran tahun itu memang paling diburu. “Meski tahun lama, tapi harga tetap lumayan. Dari Rp 5-7 juta,” tambah Yono.   

Menurut Udin dari Manca Motor di Jl. Basuki Rahmat No. 9 Rt 6/2 Cipinang Muara, Jakarta Timur, pasaran Tiger memang masih lumayan tinggi. Terutama Tiger 2008-2009 yang ada di kisaran Rp 14,5-15,5 juta. Pertimbangannya, konsumen membeli karena harganya pas di dompet. “Kalau beli motor baru dapat bebek atau matik, yang punya cc lebih kecil. Tapi kalau motor seken bisa dapat Tiger. Kan naik kelasnya,” ujar Udin.

Di mata pedagang, motkas miliknya haruslah enak dilihat dan masih nyaman dipakai. Semakin mendekati kondisi awal pabrikan semakin tinggi juga harga jualnya. “Memang dalam memilih motkas gak boleh asal pilih. Harus dicek secara kese- luruhan. Mulai dari mesin hingga kenyamanan pemakaian,” jelas Vovo mekanik yang biasa mengoprek Tiger ini.

Makanya, sebelum membeli motkas ada baiknya melihat secara keseluruhan. Mulai dari kelengkapan bodi, kaki-kaki hingga bagian mesin. “Usahakan kondisi sestandar mungkin,” tambahnya.

Bagian motor yang terlihat secara kasat mata juga harus dalam kondisi  bagus. Paling enggak bisa langsung menimbulkan kesan pertama yang baik. Seperti bodi, stiker, striping, pelek, baut-baut pengikat hingga kelengkapan seperti kaca spion, lampu utama dan sein mesti dalam kondisi orisnal.

Selebihnya, kelengkapan mesin tuas kick-starter juga harus berfungsi normal. Pada bagian mesin merupakan hal yang paling penting. Lantaran memang tidak bisa dilihat kecuali dibongkar. Karena untuk mesin, hanya mengandalkan indra pendengaran dalam menentukan kualitas. Dan untuk suara mesin, kalau bisa tidak mengeluarkan kasar.

Selain itu pilihan warna juga yang menyebabkan harga menjadi sedikit lebih mahal. Warna dominan adalah hitam, karena kelir itu sendiri memang lebih dinamis ketimbang warna lain. Perbedaan warna ini juga bisa membedakan harga yang ada sekitar Rp 300-500 ribu. (motorplus-online.com)

DAFTAR HARGA 
Tahun 1993Rp 9,5 juta
Tahun 1994Rp 10 juta
Tahun 1995 Rp 10,5 juta
Tahun 1996 Rp 11 juta
Tahun 1997 Rp 11,5 juta
Tahun 1998-2000Rp 12 juta
Tahun 2001-2002Rp 12,25 juta
Tahun 2002-2003Rp 12,5 juta
Tahun 2003-2005 Rp  12,75 juta
Tahun 2005-2006Rp 13 juta
Tahun 2007-2008Rp 14,5 juta
Tahun 2008-2009Rp 15,5 juta
 *) Daftar harga dikumpulkan dari beberapa pedagang motor bekas di seputaran Jakarta