Otomotifnet.com - Melakukan upgrade atau mengganti warna lampu motor adalah hal yang lumrah dilakukan untuk meningkatkan tampilan.
Namun, pemilihan lampu tidak boleh hanya berdasar pada selera.
Setiap spektrum warna dan jenis bohlam memiliki karakteristik, kelebihan, serta kelemahan yang berbeda.
3 Tips Upgrade Lampu Motor
Agar modifikasi Anda fungsional dan aman, perhatikan tiga tips upgrade lampu motor berikut:
1. Pilih Temperatur Warna Sesuai Medan Jalan
Temperatur warna diukur dalam satuan Kelvin (K).
Memilih warna yang tepat sangat bergantung pada lingkungan berkendara Anda:
-
Penggunaan Perkotaan: Lampu dengan cahaya putih bersih (sekitar 5.000 K) sangat populer karena memberikan kesan modern (stylish) dan pencahayaan yang tajam pada jalanan beraspal yang kering.
-
Kebutuhan All-Around: Cahaya putih kekuningan (4.500 K) adalah pilihan paling aman karena masih memiliki kemampuan menembus kabut atau hujan ringan lebih baik daripada warna putih murni.
2. Waspadai Besaran Watt pada Bohlam Halogen
Jika Anda tetap memilih bohlam tipe halogen namun ingin cahaya yang lebih terang, jangan terjebak dengan meningkatkan Watt secara drastis dari standar pabrik.
Baca Juga: Mika Lampu Motor Bisa Kinclong Lagi, Siapkan 2 Bahan Ini Saja
Baca Juga: Dulu Mati Semua, Ini Alasan Lampu Motor Wajib Menyala Di Siang Hari
Baca Juga: Wajib Tahu, 5 Tips Mengatur Sorot Lampu Mobil Agar Aman dan Nyaman
Baca Juga: Segera Menepi, Ini Bahaya Di Balik Nyala Lampu Indikator Bentuk Teko
3. Konsistensi Soket dan Dudukan untuk Fokus Cahaya
Saat beralih ke teknologi yang lebih modern seperti LED atau HID, pastikan Anda memilih produk dengan kaki atau soket yang identik dengan bawaan motor.
Fokus Pencahayaan: Dudukan yang tidak presisi akan mengubah titik jatuh cahaya (beam pattern).
Hal ini mengakibatkan cahaya menyebar tidak menentu, yang tidak hanya mengurangi daya pandang Anda, tetapi juga sangat menyilaukan dan membahayakan pengendara dari arah berlawanan.
Selalu bersihkan kaca bohlam baru dari bekas sidik jari sebelum dipasang, karena lemak dari tangan dapat menyebabkan titik panas yang membuat usia bohlam halogen lebih pendek.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR