F1 : Ini Analisis Kesalahan Tim Mercedes Di GP Monako (4-Selesai)

Dimas Pradopo - Selasa, 26 Mei 2015 | 18:07 WIB

(Dimas Pradopo - )


Monte Carlo – Pengamat balap F1, Adam Cooper menjelaskan, Hamilton tidak menyadari bahwa ia kehilangan detik berharga di saat yang penting. Yang akhirnya ikut memberi kuntungan buat pembalap Ferrari.

Setidaknya saat di pit sendiri, pit stop pertama Hamilton waktunya 24,181 detik, yang kedua 25,495 detik. Di situ saja sudah kehilangan 1 detik lebih.

Mungkin saat itu ia tertahan oleh Felipe Nasr yang melintas di pit lane untuk melakukan pit stopnya. Namun tetap cukup untuknya keluar dari pit berada di depan Sebastian Vettel, jika tidak Nico Rosberg.

Alhasil, begitu kembali masuk ke trek, Hamilton berada di belakang Rosberg dan tepat di samping Vettel.

Yang juga perlu dicatat, Mercedes tidak perlu takut terhadap pit stop Vettel. Karena Ferrari telah memutuskan pembalap barunya itu untuk tetap di luar (tidak masuk pit).

“Awalnya kami gugup dengan pit mereka,” kata bos tim Ferrari, Maurizio Arrivabene. “Kami cari tahu dan orang yang bekerja dengan kami untuk urusan strategi bilang, ‘Tenang, kita tetap di luar. Jika mereka masuk, kita tetap di luar,’” katanya.

“Dia benar, terus terang, dia benar. Saya tahu kami beruntung,” ujar Arrivabene. “Menurut saya mereka agak terlalu yakin dengan kekuatan mereka. Saya akui mereka sangat cerdas. Mereka lebih kuat dari kami, tetapi kali ini kami pintar,” tegasnya.

“Kami semua manusia,” kata kepala motorsport Mercedes, Toto Wolff. “Kadang-kasang Anda harus membuat keputusan dalam sepersekian detik. Kali ini kami membuat keputusan dan itu adalah keputusan yang salah,” sambungnya.

“Kami harus menganalisis dengan benar, agar bisa menghindarinya di masa depan. Mohon maaf kepada Lewis, maaf dan maaf,” tegas Wolff.

Pada akhirnya, itu adalah masalah yang diakibatkan sendiri oleh tim Mercedes. Terutama yang perlu diingat bahwa pit stop tidak begitu diperlukan. 

Niki Lauda, ketua non-eksekutif tim Mercedes bilang, “Kami harus menganalisis terlebih dahulu dan kemudian melihat apa yang bisa kita memperbaiki masalah ini. Saya merasa kasihan pada Lewis karena kami mengacaukan balapannya.”

Itulah balapan, apapun bisa terjadi. (otosport.otomotifnet.com)