HKS F-con Series, Optimalkan Kinerja Pengapian

Editor - Kamis, 22 Juli 2010 | 08:44 WIB

(Editor - )


F-con V Pro. ECU stand alone

OTOMOTIFNET - Meramaikan pasar piggyback dan stand alone ECU (engine control unit) aftermarket di Tanah Air, produk Jepang berlabel HKS tak mau ketinggalan. Lewat distributor resmi PT Sumber Berkat Anugerah (SBA), piggyback dan stand alone ECU teranyar seperti HKS F-Con series (is dan V Pro) bisa didapat dengan mudah untuk semua tipe mobil injeksi.

‘Otak pintar' pengatur debit bahan bakar dan timing pengapian ini memiliki banyak fungsi. Perangkat pintar ini sebagai cara mudah dan cepat untuk menaikkan performa mobil standar berpasokan bahan bakar injeksi. "Untuk mobil standar yang tak mau ganti ECU atau rombak wiring standar bisa pakai F-Con iS yang notabene piggyback," jelas Vincent Lo dari SBA.

F-CON iS
Fitur unggulan yang ada di F-Con iS diantaranya adalah fuel correction dan ignition timing correction. Mengandalkan A/F (air/fuel) map yang sudah diisi ke dalam kotak pintar sesuai mapping ECU bawaan mobil, bahan bakar dan timing pengapian bisa disetel dengan lebih spesifik (fine tuning).

Tujuannya jelas, agar potensi performa yang bisa dihasilkan mesin bisa benar-benar optimal. Baik map bahan bakar dan pengapian, masing-masing memiliki 4-channel correction maps yang bisa diubah lewat pijitan tombol (DIP switch) dari dalam kabin (dasbor) sesuai kebutuhan mesin.

Fitur lainnya adalah speed limit defencer (SLD) yang berfungsi menggeser limiter rpm mesin ke batas yang lebih tinggi. Bila pada ECU standar sebuah mesin bertransmisi manual, peak rpm berada di 8.000 rpm, lewat modul F-Con iS, limiter bisa digeser menjadi 9.000 atau 10.000 rpm. Untuk mobil yang dipersenjatai turbocharger, F-Con iS juga memiliki fitur fuel cut defencer (FDC). Sangat berguna bagi pemilik yang ingin menambah boost turbo standar atau mengganti rumah keong aftermarket dengan boost lebih besar, tanpa takut terjadi ‘fuel cut' secara otomatis oleh ECU. 


F-Con iS Versi Piggyback

HKS EVC sebagai pendukung boost control

Dan yang paling penting, pemilik mobil tak perlu risau fungsi indikator ‘engine check' akan lumpuh setelah dipasangi F-Con iS. HKS menggaransi fungsi engine check tetap bekerja normal layaknya mobil standar bila terjadi kelainan pada fungsi sensor atau mekanis mesin.

F-con V Pro
Modifikasi mesin cukup ekstrem pada sebuah mesin, kerap membutuhkan engine control unit di atas rata-rata. Bila ECU tandem alias piggy-back tak lagi mumpuni mengatur kebutuhan bensin dan pengapian mesin modifikasi, ECU versi stand alone yang bertugas menggantikan 100% ECU standar pabrik juga tersedia.

Berlabel F-Con V Pro, otak pintar pengatur suplai bensin dan waktu pengapian khusus dibuat untuk kebutuhan yang lebih kompleks. Keunikan dari V Pro ini, meski bekerja 100% stand alone, cara pemasangannya tetap didesain sederhana layaknya piggy-back. Artinya, kotak pintar V Pro bisa ditandem ECU standar dengan mudah.

Fitur utama pada V Pro adalah 4-channel map utama yang bisa dipilih sesuai kebutuhan oktan bensin yang dikonsumsi mesin. V Pro didesain untuk mengakomodir mesin yang menggunakan MAP sensor atau air flow meter. Fitur pendukungnya sendiri ada segudang semisal fuel injector controller yang sanggup mengatur hingga 8 nosel injektor.

Selain itu, enam buah setting kurva timing pengapian bisa dipilih sesuai kebutuhan. Pastinya untuk memaksimalkan kinerja mesin yang sudah dibuat sehingga penyetelan kurva pengapian bisa lebih luwes dan terkontrol. Dibantu ignition cut rev limiter sebagai fitur standar V Pro, memudahkan pengemudi saat menggunakan launch control di arena balap seperti drag race atau turing. Fitur ini memungkinkan turbocharger untuk full boost meski mobil dalam kondisi diam.

Penulis/Foto: Kl:X / KLX