Kedua pembalap tersebut hanya mampu meraih titel juara dunia dalam waktu semusim, namun mempertahankan titel juara dunia dan mental masing-masing cukup sulit. Bagaimana dengan Lorenzo? Tentunya hal ini patut dipertanyakan. Namun jika melihat hasilnya di MotoGP Jerez Spanyol (3/4) lalu, Lorenzo memiliki mental yang berbeda dengan 2 rivalnya di atas.
Pembalap asal Spanyol itu bahkan menegaskan bahwa ia selalu berupaya untuk merawat mentalnya di MotoGP. Apalagi setelah meraih titel juara dunia tahun 2010 lalu, akan banyak sekali tekanan baik dari luar maupun dari dalam tim sendiri.
“Saya tidak ingin berpikir bahwa saya adalah Jorge sang juara dunia. Namun saya akan selalu percaya pada diri sendiri, saya akan selalu bekerja keras untuk mewujudkan target kami di ajang balapan ini. Semua pembalap mulai dari nol, makanya sangat penting menjaga mental karena akan sangat banyak tekanan yang datang,” urai Lorenzo.
Tahun ini adalah tahun pertama Lorenzo akan mengembangkan motor Yamaha tanpa bantuan dari Rossi. Namun ia akan mengerahkan segala kemampuannya untuk membuat paket motor pemenang musim 2011. Apakah ini bagian dari persiapannya menjelang MotoGP seri Estoril Portugal (1/5) pekan ini? (otosport.co.id)