Otomotifnet.com - Ganti minyak rem motor jangan asal isi.
Pasalnya, ada satu masalah yang kerap muncul setelah proses penggantian minyak rem, yakni angin palsu yang masuk ke sistem hidrolis.
Kalau dibiarkan, efeknya bisa bahaya. Tuas rem ditekan, tapi tekanan hidrolis enggak maksimal sehingga brake pad ogah menjepit cakram dengan sempurna.
Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk membuang angin palsu sekaligus mengisi minyak rem. Ketiganya cukup mudah dan prosesnya enggak sampai lima menit.
Sebelum mulai, siapkan selang bening dengan panjang kurang dari satu meter dan suntikan berukuran besar. Suntikan bekas tinta printer bisa digunakan, atau bisa juga membeli suntikan di toko peralatan medis.
Siapkan pula air dan lap basah untuk membersihkan minyak rem jika sampai mengenai bodi atau permukaan cat motor.
Lantas, bagaimana caranya?
Cara Isi Minyak Rem Motor dan Buang Angin Palsu
1. Cara Isap
Cara pertama adalah trik isap. Metode ini biasa digunakan setelah mengganti selang atau master rem.
Cara ini juga cocok untuk mengisi kaliper motor yang menggunakan piston lebih dari dua.
Saat master atau selang rem diganti, minyak rem dari tabung di setang biasanya membutuhkan waktu untuk turun sampai ke kaliper. Supaya lebih cepat, minyak rem bisa ditarik dari bagian bawah menggunakan selang.
Pertama, kendurkan nepel di kaliper menggunakan kunci 8 atau 10, tergantung jenis motor. Kemudian pasang selang transparan pada nepel yang sudah dikendurkan.
Isi tabung minyak rem di master hingga penuh, lalu mulai pompa tuas rem.
Sambil memompa tuas, sedot minyak rem melalui selang yang terhubung ke nepel. Pastikan minyak rem tidak sampai masuk ke mulut. Penggunaan selang yang lebih panjang bisa membuat proses ini lebih aman.
Perhatikan minyak rem yang keluar melalui selang. Kalau masih terlihat gelembung udara, berarti angin palsu masih ada.
Lakukan proses tersebut sampai minyak rem yang keluar sudah bersih dari gelembung. Setelah itu, kencangkan kembali nepel.
Baca Juga: Minyak Rem Enggak Pernah Diganti, Pemotor Dalam Bahaya
2. Cara Suntik
Enggak mau menyedot minyak rem seperti cara pertama? Ada cara kedua yang menggunakan suntikan.
Isi suntikan dengan minyak rem sampai penuh, kemudian sambungkan dengan selang transparan yang terhubung ke nepel kaliper.
Siapkan kunci sesuai ukuran nepel dan biarkan tetap terpasang agar mudah digunakan saat proses berlangsung. Kunci bisa sulit dikeluarkan karena posisinya terjepit selang.
Berikutnya, kendurkan nepel dan tekan suntikan secara perlahan agar minyak rem terdorong masuk ke sistem.
Sambil melakukan proses tersebut, perhatikan tabung minyak rem di setang. Jangan sampai minyak rem meluber.
Perhatikan juga minyak yang masuk ke tabung. Kalau masih ada gelembung udara, berarti proses belum selesai.
Jika tabung sudah terlalu penuh, tutup nepel terlebih dahulu. Setelah itu, gunakan selang yang terhubung dengan suntikan untuk menyedot sebagian minyak rem.
Kemudian pasang kembali dan lanjutkan proses penyuntikan sampai gelembung udara keluar.
Untuk memastikan sudah beres, kencangkan nepel lalu tekan tuas rem. Kalau tuas sudah terasa keras, tandanya sistem rem sudah terisi dengan baik.
Baca Juga: Ini Bahayanya Jika Gunakan Minyak Rem Motor Diluar Spesifikasi
3. Cara Tekan
Cara ketiga agak berbeda. Metode ini biasanya digunakan saat melakukan servis kaliper, terutama ketika kaliper dibersihkan sampai piston dilepas.
Proses pengisian bisa dibuat lebih cepat dengan mengisi minyak rem langsung ke kaliper sebelum piston dipasang.
Isi kaliper dengan minyak rem hingga penuh, kemudian tekan menggunakan piston sembari memasangnya. Selama proses tersebut, tetap perhatikan tabung master rem di setang.
Jangan sampai minyak rem terlalu penuh dan malah tumpah.
Setelah kaliper terisi dan piston sudah terpasang, kaliper bisa kembali dipasang.
Cek Kembali setelah Isi Minyak Rem
Setelah menggunakan salah satu dari tiga metode di atas, masih perlu dilakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada udara palsu di dalam sistem rem.
Terakhir, pastikan minyak rem yang digunakan sesuai spesifikasi yang tertera pada tutup master rem. Pada motor, umumnya menggunakan minyak rem DOT 3 atau DOT 4.
Caranya, sambungkan selang transparan ke nipel kaliper dan siapkan kunci untuk membuka nipel.
Pompa tuas rem 2-3 kali, kemudian tahan tuas. Saat tuas masih ditahan, buka nipel dan perhatikan minyak rem yang keluar melalui selang.
Kalau masih terlihat gelembung udara, kencangkan kembali nipelnya lalu pompa tuas rem lagi. Ulangi langkah tersebut sampai minyak rem yang keluar dari selang benar-benar bersih tanpa gelembung udara.
Kalau sudah aman, isi kembali tabung minyak rem pada master rem. Jangan sampai terlalu penuh karena bisa membuat rem sedikit menekan dan akhirnya seret.