FIRST DRIVE: Seberapa Beda Honda BR-V dengan Honda Mobilio Saat Dikemudikan?

Bagja - Jumat, 29 Januari 2016 | 07:11 WIB

(Bagja - )

Namun dengan posisi duduk yang rendah, sementara tubuh yang Honda BR-V lebih tinggi, sedikit membuat visibilitas dalam memantau kondisi sekitaran, terutama bagian dibawah menjadi sedikit lebih sulit, tidak seperti SUV yang punya posisi duduk biasanya lebih tinggi.

Posisi duduk Honda BR-V tak beda jauh dengan Honda Mobilio


Redaman Suspensi

Nah redaman suspensi pada Honda BR-V sudah lebih berbeda dengan Honda Mobilio yang cenderung empuk. Honda BR-V memang masih cukup terasa lembut, meski tak selembut Honda Mobilio. Wajar, dengan posisi lebih tinggi sebagai crossover, Honda pasti membuat suspensinya sedikit lebih keras agar agar tidak limbung, sehingga ketika melewati jalan bergelombang dan berbatu sekalipun, bodi mobil tidak terasa mengayun seperti Honda Mobilio.

Mobil terasa lebih kaku dan cukup lincah untuk dikemudikan.

Performa Mesin

Honda BR-V pakai mesin yang juga sama dengan Honda Mobilio, yakni mesin i-VTEC berkapasitas 1.5 liter. Tenaganya pun sama, 120 dk dan torsi 145 Nm. Namun, bobot kedua mobil ini berbeda, karena Honda BR-V yang dirancang sebagai SUV punya bobot lebih berat dari Honda Mobilio.

Namun berbekal transmisi otomatis CVT, akselarasi Honda BR-V masih terasa responsif kok. Meski kalau menghadapi tanjakan, raungan mesin terdengar sampai ke dalam kabin. 

Butuh putaran mesin lebih tinggi untuk melajukan Honda BR-V di tanjakan. Sebenarnya tidak masalah, karena sensasi ringan masih tetap terasa.

Fitur

Ada satu fitur yang unik pada Honda BR-V, yakni Nanoe yang terintegrasi dengan audio. Fungsinya, bisa menetralisir bakteri dan kuman yang terdapat pada udara di kabin mobil. Fitur ini juga terdapat pada Honda CR-V.

Fitur Nanoe terintegrasi di dalam audio

"Itu bagian dari gaya hidup Honda yang sedang kita terapkan secara bertahap pada mobil-mobil kita. Menerapkan hidup sehat sampai pada kendaraan. Sekarang baru pada SUV, nanti kedepannya mungkin untuk semua model," kata Direktur Marketing dan Aftersales Service Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.


(+) Desain lebih berotot sehingga terlihat lebih tangguh
(+) Handling terasa lebih rigid dibanding Honda Mobilio
(+) Harga tidak berbeda jauh dengan Honda Mobilio

(-) Masih terlalu banyak bagian yang mirip dengan Honda Mobilio
(-) Akselarasi tidak seresponsif Honda Mobilio, karena bobot lebih berat
(-) Feeling SUV belum terasa optimal, karena masih sedikit terasa MPV