Perawatan Mobil Setelah Perjalanan Panjang, Ganti Olinya Saja

Parwata - Senin, 25 Juli 2016 | 08:28 WIB

(Parwata - )

Jakarta - Salah satu persiapan yang dilakukan sebelum melakukan perjalanan di libur panjang nanti adalah dengan melakukan penggantian oli mesin. Biasanya itu juga diikuti oleh penggantian filter oli. Bagaimana dengan ketika pulang dari perjalanan tersebut? “Untuk urusan ganti oli, sarannya tetap mengikuti aturan di 10 ribu km.

Tapi konsumen juga harus ingat, bahwa melakukan perjalaan panjang selama libur pajang membuat mesin bekerja lebih dari biasanya,” tegas Bambang Haryanto, Service Manager Auto2000 Suci di Jl. P.H.H Mustofa, Bandung.

Apa yang dibilang itu memang pada kenyataannya begitu adanya.  Kemacetan bisa membuat jarak tempuh rendah harus dilakoni selama berjam-jam. “Kinerja mesin bisa sampai 2 kali lipat besarnya dari perjalanan dalam kondisi normal.

Jadi setelah melakukan perjalanan panjang, lebih baik melakukan penggantian oli. Tapi dengan catatan, perjalanannya bukan jarak pendek seperti Jakarta ke Bandung ya,” ucap Bambang.

1. Ganti oli jadi kegiatan yang dilakukan sebelum melakukan perjalanan libur panjang

2. Perjalanan yang dilakukan tiap tahun ini, identik dengan kemacetan. Ini yang membuat engine hour jadi tinggi dari pada jarak tempuh.

3. Lebih baik melakukan penggantian oli setelah melakukan perjalanan, meski belum berjarak 10 ribu km dari penggantian sebelumya.

4. Mesin bekerja 2 kali lebih besar daripada kondisi normal, membuat performa oli mengalami penurunan. Agar mesin dapat pelumasan yang maksimal, maka butuh oli baru.

5. Oleh karena hanya performa oli yang mengalami penurunan, maka enggak perlu sampai ganti filter oli.