Fitur Berlimpah Chevrolet All New Captiva LTZ

andy - Rabu, 2 November 2016 | 15:16 WIB

(andy - )

Di bulan Agustus lalu, PT General Motors Indonesia menghadirkan Chevrolet All New Captiva. Tak hanya sekadar tampilan yang terlihat lebih fresh, Captiva juga kedatangan keluarga baru berupa varian termewah yakni LTZ.

Kami pun diberikan kesempatan untuk mencoba langsung SUV seharga Rp 439 juta ini. Seperti apa tampilannya kini? Serta apa saja fitur unggulan yang dimilikinya saat ini?

Sebenarnya kami sudah pernah mengulas impresi awal dari All New Captiva LTZ saat ia tampil di pameran otomotif, Agustus lalu. Sekadar mengingatkan kembali, mobil ini sudah mengalami sedikit ubahan di bagian depan. Lampu utama yang sudah mengandalkan proyektor kini dikombinasikan Daytime Running Lights (DRL) LED. Selain itu, grilnya juga sudah mengandalkan desain dual-port sebagai identitas baru mobil-mobil Chevrolet.

Sekarang langsung saja kita coba langsung mobil yang punya 5 pilihan warna ini.

Seperti halnya mobil-mobil seharga lebih dari Rp 400 juta, All New Captiva LTZ sudah punya fitur smart entry. Biasanya, tombol smart entry cuma ada di posisi pengemudi. Tapi tidak untuk All New Captiva, di setiap pintu terdapat tombol yang berfungsi untuk membuka dan mengunci pintu.

Sayangnya, mobil ini belum menggunakan tombol start-stop engine untuk proses menyalakan mesin. Anda masih harus memutar kontak meski tak perlu mengeluarkan anak kunci.   

Untuk mengatur posisi duduk ideal Anda akan dimudahkan berkat jok yang bisa diatur secara elektrik. Namun fitur ini hanya bisa dinikmati untuk jok pengemudi saja.

Bila melihat ke sektor Multi Information Display (MID) mobil ini sudah dilengkapi fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Tak hanya itu, sejumlah fitur juga bisa diaktifkan melalui MID ini seperti Side Blind Zone Alert dan juga Rear Cross Traffic Alert.

Ketika mesin pertama kali dinyalakan, indikator Side Blind Zone Alert yang ada di spion menyala berwarna oranye. Kedua fitur di atas sebenarnya saling terintegrasi karena sama-sama memanfaatkan sensor yang ada di bumper belakang. Namun masing-masing punya fungsi tersendiri.

Side Blind Zone Alert akan berfungsi ketika Anda melaju di jalan raya. Ketika kondisi Anda ingin berpindah lajur namun ternyata ada kendaraan di belakang yang tak terlihat dari kaca spion, maka akan ada indikator yang menyala di kaca spion.